Ada seorang wanita tua yang buta karena penyakit mata. Dia kaya raya, dan hidup sendirian di rumahnya yang sangat megah.
PODCAST
Suatu hari dia mendapat kabar tentang seorang dokter yang mampu menyembuhkan penyakit mata. Jadi dia meminta dokter tersebut untuk mengobati matanya.
Wanita itu berjanji akan membayar mahal biaya pengobatannya, setelah penyakit matanya berhasil disembuhkan.
Dokter pun mulai datang setiap hari untuk memberikan pengobatan.
Setelah beberapa kali datang ke rumah si wanita tua, dokter ini menyadari bahwa ada banyak barang berharga di ruang tamu si wanita tua.
Wanita tua ini tidak bisa melihat, dan juga tinggal sendirian, jadi dokter ini diam-diam mulai mencuri beberapa barang disana.
Setelah beberapa waktu, mata si wanita tua ini sembuh, dia bisa melihat kembali. Dokter pun meminta bayaran atas pengobatannya.
“Nyonya, mata nyonya kan sudah sembuh, sekarang saya meminta bayaran saya.”
“Saya tidak mau membayar, mata saya belum sembuh!”
Mereka bertengkar dan akhirnya mereka membawa masalah itu ke pengadilan.
Di hadapan hakim, sang dokter berkata:
“Pak Hakim, nyonya ini sudah berjanji untuk membayar saya saat matanya sembuh dan bisa melihat kembali. Sekarang matanya sudah sembuh, tapi dia tidak mau membayar saya. Dia tidak menepati janjinya.”
”Iya, saya memang berjanji seperti itu, namun saya belum mau membayar, karena mata saya belum sembuh.”
“Apa maksudnya nyonya? Saat ini juga nyonya sudah bisa melihat,apa maksudnya mata nyonya belum sembuh?”
“Saya belum sembuh, karena saya tidak bisa melihat barang-barang berharga yang ada di ruang tamu saya!”
Hakim memahami duduk perkaranya dan memerintahkan penyelidikan lebih lanjut. Pada akhirnya, ditemukan bahwa si dokter telah mencuri barang-barang berharga di rumah milik si wanita tua. Dokter ini pun dinyatakan bersalah dan kemudian dijatuhi hukuman.
Kita harus selalu menjaga diri untuk tidak melakukan perbuatan buruk sekalipun ada kesempatan dan tidak ada yang melihat. Ada yang melihat atau tidak, pada waktunya nanti, kita akan tetap harus mempertanggung jawabkan perbuatan kita.
Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.
Dengarkan Podcast kami:
Anchor ☛ https://anchor.fm/ntd-kehidupan
Spotify ☛ https://open.spotify.com/show/4phapkNi7D1INq8emRB1Tu


