Orang-orang selalu khawatir akan tubuh mereka, menghabiskan waktu berjam-jam mengkhawatirkan apakah mereka terlalu gemuk, terlalu kurus dan sebagainya.
Sayangnya, anak-anak kita juga rentan terhadap kekhawatiran ini.
Dicemooh karena kelebihan berat badan dapat menghancurkan kepercayaan diri seorang anak dan mendorong mereka ke dalam depresi. Pada saat itulah pekerja sosial Jessica Sanders dari Melbourne memutuskan untuk menulis Love Your Body.
Buku
Buku ini memiliki “dua sisi yang berfokus pada citra tubuh yang positif dan juga mengajarkan keterampilan jangka panjang, seperti perawatan diri dan sayang diri. Perawatan diri adalah bagian yang sangat penting karena itu adalah keterampilan praktis yang dapat mereka [gadis-gadis muda] gunakan sepanjang hidup mereka.
Ini memberi lebih banyak hak pilihan pada kaum muda; jadi mereka bisa punya lebih banyak waktu untuk mengurus diri sendiri,” kata Jessica Sanders kepada Orenda.
Sebagai seorang anak, Jessica Sanders sangat aktif memanjat pohon dan bermain seperti anak laki-laki. Ketika dia masuk sekolah dasar, Jessica Sanders mulai merasa bahwa postur tubuhnya kurang bagus. Dia merasa besar berisi dan lebih tinggi dari semua anak laki-laki di kelas yang membuatnya sangat tidak nyaman.
Sepanjang masa remajanya, Sanders bereksperimen dengan diet ini dan itu, dia percaya bahwa hanya ketika dia terlihat seperti model di majalah barulah “kehidupan sebenarnya” akan dimulai.
Namun setelah bertahun-tahun, Jessica Sanders menyadari bahwa membenci tubuhnya sendiri hanya karena ingin memenuhi suatu keinginan secara psikologis adalah berbahaya. Dan akhirnya, dia mulai merasa nyaman dan percaya diri dengan tubuhnya apa adanya.
Pada tahun 2017, Jessica Sanders menemukan sebuah artikel yang membahas bagaimana wanita melakukan operasi labiaplasty untuk alasan non-medis.
Saat itulah ide menulis buku muncul di benaknya. Dia marah karena wanita begitu terobsesi untuk memodifikasi tubuh mereka demi standar kecantikan yang tidak realistis. Jessica Sanders ingin para gadis merasa nyaman dengan tubuh mereka daripada merasa malu.
Jessica Sanders berharap gadis-gadis yang membaca bukunya menemukan kepercayaan diri untuk menyayangi diri mereka sendiri tanpa memandang bentuk tubuh mereka.
Satu laporan menunjukkan bahwa lebih dari 50 persen anak perempuan berusia 6 hingga 8 tahun percaya bahwa mereka perlu menjadi lebih kurus.
Jessica Sanders tidak senang dengan mentalitas ini. “Statistik ini menggambarkan pentingnya memberi anak perempuan pelajaran berharga tentang sayang diri dan perawatan diri di usia muda dan sebelum mereka aktif di media sosial,” katanya kepada Huffington Post.
Celaan Fisik
Sebuah studi baru-baru ini mengklaim bahwa mencela tubuh pada akhirnya dapat membuat anak-anak yang menjadi korban menjadi lebih gemuk. Studi ini dilakukan oleh para peneliti dari National Institutes of Health dan Uniformed Services University of Health Sciences di Bethesda.
Untuk penelitian tersebut, para peneliti mengamati 110 anak dan remaja yang kelebihan berat badan atau memiliki orang tua yang kelebihan berat badan.
Selama kunjungan pertama, para peneliti bertanya kepada anak-anak apakah mereka diejek karena berat badan mereka. Survei berlanjut selama kurang lebih 8,5 tahun dengan beberapa peserta memberikan data sampai 15 tahun.
“Apakah mereka kelebihan berat badan pada awal penelitian atau tidak, mereka yang dilaporkan sering diejek karena berat badannya, rata-rata berat badannya naik 33% dan 91% bertambah gemuk setiap tahunnya daripada rekan-rekan mereka yang tidak diejek,” menurut. NPR.
Mencemooh telah terbukti meningkatkan kadar hormon stres yang disebut kortisol. Ini pada dasarnya merangsang nafsu makan sehingga seseorang akhirnya makan lebih banyak dari yang seharusnya.
Karena orang yang dicemooh juga bisa berakhir dengan depresi, mereka cenderung frustasi dan menghindari aktivitas fisik yang juga berkontribusi pada penambahan berat badan.
Buku ini mendorong gadis-gadis muda untuk mengagumi dan mensyukuri tubuh mereka untuk semua hal menakjubkan yang dapat mereka lakukan, dan untuk membantu para gadis melihat bahwa mereka lebih dari sekadar tubuh mereka.
Ini memperkenalkan bahasa cinta diri dan perawatan diri untuk membantu membangun ketahanan, sekaligus mewakili dan menghargai tubuh yang beragam, mendorong anak perempuan untuk menghargai keunikan mereka.
Buku ini ditulis untuk setiap gadis, terlepas dari apakah mereka menunjukkan tanda-tanda citra tubuh yang negatif atau tidak. (nspirement)
Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini
Saksikan Shen Yun via streaming di Shen Yun Creations
VIDEO REKOMENDASI

