Budi Pekerti

Wang Ping yang Pemberani

Pejabat Tiongkok Kuno (@ Wikipedia)
Pejabat Tiongkok Kuno (@ Wikipedia)

Pada dinasti Song, Wang Ping adalah wakil hakim di kota Xizhou. Pada saat itu ada seorang wanita yang naik keledai melakukan perjalanan, ketika melewati sawah dia dirampok dan dibunuh oleh perampok. Keledainya lari ke rumah keluarga Tien yang berada disekitar sawah tersebut. Setelah kejadian, petugas polisi menemukan keledai di rumah keluarga Tien, lalu menuduh wanita tersebut dibunuh oleh keluarga Tien.

Kasus ini telah disidang selama puluhan hari, Keluarga Tien hanya mengaku memelihara keledai yang lari ke tempat mereka, tetapi tidak pernah membunuh orang. Wang Ping yang terlibat menyelidiki kasus ini pusing tujuh keliling, lalu dia menyampaikan laporan kasus ini kepada atasannya.

Atasannya sangat keras kepala dan tirani, sama sekali tidak mendengar laporan Wang Ping, dia mendesak Wang Ping segera menyelesaikan dan menutup kasus ini. Tetapi Wang Ping masih sangsi karena bukti-bukti belum cukup, atasannya menjadi marah dan berkata, “Engkau sangat pengecut!” Wang Ping menjawab, “Jika karena saya pengecut disalahkan, kemungkinan hanya mungkin saya dipecat saja, tetapi jika menurut perintah tuan, jika salah menghukum mati orang yang tak bersalah, apakah tuan dapat menyandang reputasi sebagai pejabat yang tidak adil, apakah yang lebih penting, saya harap tuan dapat mempertimbangkan dengan baik.” Atasannya tidak bisa merubah pendirian Wang Ping.

Setelah beberapa hari kemudian, dari Henan ditangkap seorang resedivis, setelah diintrogasi, rupanya resedivis ini yang membunuh dan merampok wanita tersebut. Keluarga Tien akhirnya dilepaskan.

Wang Ping selama hidupnya walaupun tidak menjadi pejabat penting atau terkenal, tetapi ketiga putranya setelah dewasa karena karakter yang baik dan berpengetahuan tinggi, akhirnya mereka bertiga menjadi pejabat negara dan Wang Ping hidup dengan makmur.

Berbuat baik akan mendapat balasan baik, dari dahulu sampai sekarang akan tetap demikian.

Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.



VIDEO REKOMENDASI