Site icon NTD Indonesia

Agenda Politik Dua Sesi China bahas Agenda 2026 dan Rencana Lima Tahun

China tengah bersiap untuk agenda politik tahunan terbesarnya. “Dua Sesi” yang mencakup Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat China dan Kongres Rakyat Nasional akan dimulai pada Rabu pekan ini di Beijing. Tahun ini, para pejabat tidak hanya menetapkan agenda untuk tahun 2026, namun juga memetakan cetak biru strategis China hingga tahun 2030.

Berikut panduan singkat mengenai apa sebenarnya “Dua Sesi” itu. Kongres Rakyat Nasional secara teoritis merupakan badan kekuasaan negara tertinggi di China. Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat China adalah badan penasihat tingkat nasional. Kedua badan tersebut beroperasi di bawah kendali Partai Komunis China.

Beberapa poin penting dari “Dua Sesi”. Perdana Menteri Li Qiang akan menyampaikan laporan kinerja pemerintah pada Kamis. Analis menargetkan pertumbuhan PDB antara 4,5% hingga 5%. Namun, inti ceritanya adalah terjadinya pergeseran. Akankah Beijing beralih dari ekspor dan investasi menuju ekonomi yang dipimpin konsumen? Ini terjadi saat IMF mensinyalir lemahnya permintaan domestik China meski terdapat surplus 1,2 triliun dolar pada 2025.

Selama 3 tahun, kenaikan belanja pertahanan berada di angka 7,2%, melampaui pertumbuhan ekonomi. Jelang peringatan 100 tahun PLA tahun depan, fokus tertuju pada apakah anggaran militer akan melonjak atau justru melambat akibat tekanan fiskal. Di tengah memanasnya perang teknologi dengan AS, Beijing memperkuat investasi pada chip AI mutahir, teknologi kuantum, 6G, dan robot humanoid. Peta jalan China untuk mandiri secara teknologi, energi, serta bahan baku menjadi sorotan utama.

Di Beijing, absennya seseorang sering diartikan sama penting dengan kehadirannya. Skala militer dan mutasi personel mencerminkan seberapa dalam konsolidasi kekuasaan Xi Jinping di periode ketiganya. Tiga jenderal disingkirkan pada 2 Maret tepat sebelum Dua Sesi dibuka, setelah sebelumnya sembilan jenderal dicopot pada Februari, sementara komandan militer tertinggi kedua Zhang Youxia dicopot pada Januari.

Rencana 5 tahun ini akan menjadi cetak biru bagi Hong Kong, yang menandakan integrasi lebih dalam ke kawasan Greater Bay Area serta penghapusan status istimewanya. Terakhir, seiring agenda kunjungan Presiden Trump ke China akhir Maret, kami akan memantau akankah ada pelunakan retorika anti-AS selama pertemuan ini.