Fokus

Antisipasi Tinggi Pertemuan Xi-Trump di Korsel; Akankah Terjadi?

Optimisme menjelang pertemuan yang sangat dinantikan. Pasar saham AS menguat pada hari Senin, mengantisipasi pertemuan Presiden Trump dan pemimpin rezim China Xi Jinping di Korea Selatan kamis ini. Ada harapan tinggi mereka dapat membuat kesepakatan dagang. Poin apa saja yang akan dibahas? Berikut uraiannya.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent berkata pada hari Minggu mereka telah mencapai kerangka kerja perdagangan AS-China. Di dalamnya, China akan menunda kendali ekspor tanah jarangnya selama satu tahun, dan AS tidak akan memberi tambahan 100% tarif pada China. Bessent menekankan keputusan akhir akan tergantung pada kedua pemimpin.

Logam tanah jarang juga menjadi topik utama perdagangan AS-China. Produsen mobil dan pemasok pertahanan AS bergantung pada produk logam tanah jarang China. Negara itu mengendalikan 70% pertambangan global dan 90% pemrosesan kimianya.

Ketergantungan AS pada logam tanah jarang dari China telah menjadi titik lemah. Kini AS berusaha menemukan alternatif dan membangun rantai pasokan domestik. Selain itu, krisis fentanil juga akan dibahas dengan China.

Fentanil telah menjadi penyebab utama kematian warga berumur 18 hingga 45 tahun di AS. Sebagian besar bahan kimia prekursor fentanil berasal dari China.

Pembahasan juga akan meliputi kedelai, dimana China telah berhenti membeli kedelai AS sama sekali. Sebelumnya, China mengimpor sekitar 60% kedelai AS.

[Scott Bessent, Menteri Keuangan AS]:

“Tapi saya bisa memberitahu Anda bahwa petani kedelai akan sangat senang dengan kesepakatan ini, untuk tahun ini dan tahun-tahun berikutnya.”

Trump juga berkata akan berbicara mengenai perang Rusia di Ukraina.

[Presiden Trump]:

“Salah satu hal yang akan kita bicarakan adalah Rusia-Ukraina. Mereka membunuh 7000 orang per minggu, tentara, kebanyakan tentara. Kita akan membicarakannya. Sanksi-sanksi besar pada Rusia, saya pikir itu akan sangat menyakitkan. Mereka sangat kuat, tapi saya ingin melihat China membantu kita.”

Trump berkata, masalah Taiwan juga akan dibahas. Ia ditanya Sabtu lalu apakah Beijing akan bertindak sesuatu pada Taiwan.

[Presiden Trump]:

“Mungkin ya, mungkin tidak. Semoga tidak. Saya pikir akan sangat berbahaya bagi mereka untuk melakukannya.”

Partai Komunis China memandang Taiwan sebagai wilayahnya dan bersumpah untuk merebutnya dengan paksa jika perlu.

AS tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Taiwan, tetapi menjual senjata ke pulau itu agar mereka dapat mempertahankan diri.

Trump juga berkata dia dapat menandatangani kesepakatan akhir tentang TikTok paling cepat hari Kamis. Trump menyatakan ia akan mendorong China membebaskan Jimmy Lai, seorang maestro media dan salah satu kritikus PKC terkemuka di Hong Kong. Ia mendirikan surat kabar pro demokrasi Apple Daily yang kini telah ditutup paksa.

Masih harus dilihat apakah kesepakatan akan tercapai dan apakah Beijing akan menepati janjinya.