Fokus

Belgia dan Republik Ceko Menyebut Penganiayaan Uighur sebagai Genosida

Belgia dan Republik Ceko menyerukan rezim Tiongkok.

Anggota parlemen di kedua negara telah meloloskan undang-undang yang mengatakan, apa yang dilakukan Tiongkok terhadap Uighur sama dengan genosida.

Uighur adalah kelompok etnis minoritas di Tiongkok.

Mereka sebagian besar terkonsentrasi di Barat Laut negara itu.

Sebuah pengadilan internasional menyatakan bahwa Beijing telah mengambil organ tubuh dari kelompok ini.

Dan organisasi HAM mengatakan sekitar satu juta orang Uighur, kini ditahan di kamp konsentrasi.

Dalam sebuah pernyataan, seorang anggota parlemen Belgia mengatakan:

“‘Tidak ada ‘bisnis seperti biasa’ dengan Tiongkok sementara kamp-kamp penjara Uighur tetap buka.”

Menambahkan bahwa: “Belgia mungkin negara kecil, tapi kami dapat mengirim pesan yang jelas kepada dunia bahwa standar hak asasi manusia harus ditegakkan secara universal — untuk semua orang, di mana pun.”

Langkah Belgia datang setelah gelombang sebutan serupa di negara-negara lain.

AS, Inggris, Kanada, Belanda, dan Lithuania, adalah di antaranya.

Lebih banyak artikel Fokus, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI