Fokus

Bentrokan Kembali Terjadi di Tengah Lockdown Shanghai

Lebih banyak protes bermunculan di Shanghai.

Kota ini telah berada di bawah tindakan penguncian yang ketat selama lebih dari sebulan.

Kekurangan makanan dan kurangnya perawatan medis telah memicu kemarahan di antara 26 juta penduduk kota itu.

Pada hari Sabtu (7 Mei) di daerah Zhuanqiao Shanghai, perkelahian terjadi antara penduduk yang meminta makanan dengan orang-orang yang mengenakan APD penuh.

Mereka yang mengenakan setelan putih dapat melakukan sejumlah fungsi yang berbeda.

Beberapa dari mereka mungkin sukarelawan yang membagikan makanan, beberapa mungkin polisi, atau tentara yang dibawa untuk menegakkan aturan penguncian.

Warga memposting rincian tentang konflik itu di media sosial.

Mereka mengatakan semuanya dimulai ketika seorang pemuda dan warga berteriak pada penegak hukum dan pekerja dari rumahnya, meminta makanan.

Komentarnya dilaporkan memprovokasi mereka, mendorong mereka untuk naik ke atas untuk membungkam pria itu, saat itulah warga lain ikut campur.

Masalah berkembang menjadi perkelahian, dengan warga di satu sisi, dan penegak hukum serta pekerja pandemi di sisi lain.

Saat adu mulut, beberapa warga turun ke bawah dan berusaha keluar dari gerbang gedung.

Itu, saat penegak hukum mencoba untuk menahan pintu tetap tertutup.

Setelah berjuang sebentar, warga berhasil keluar.

Banyak dari mereka mengejar petugas polisi, dan kekerasan pecah.

Ada petugas terlihat melarikan diri dari tempat kejadian, dengan warga mengejar mereka di jalan.

Warga di gedung-gedung lain di dekatnya terdengar menghasut perkelahian tersebut, mendorong warga yang terbebas untuk ‘memukuli’ polisi dan pekerja pandemi.

Keesokan harinya, otoritas setempat mengeluarkan pengumuman.

Disebutkan bahwa penduduk di gedung itu memiliki makanan yang cukup di rumah, menyarankan bahwa tidak ada alasan untuk memprotes.

Pengumuman itu selanjutnya mengatakan bahwa mereka yang memimpin protes tersebut, memprovokasi masalah dan telah ditahan.

Otoritas juga mendesak warga lain untuk bekerja sama dengan langkah-langkah COVID-19 setempat.

Lebih banyak artikel Fokus, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI