Fokus

China Beli Senjata Rusia untuk Persiapan Invasi Taiwan

Dokumen Rusia yang bocor oleh hacker mengungkap bahwa China diam-diam membeli senjata Rusia sejak 2022 guna membangun kekuatan armadanya sebagai persiapan untuk menyerang Taiwan. Laporan ini diberitakan oleh harian The Kev Independent.

Sumber tersebut mengatakan China telah membeli pesawat, kendaraan tempur, amunisi serta peralatan perang dari Rusia yang digunakan untuk memperkuat satuan penerjun payung dan udara militer China. China juga membeli kendaraan lapis baja yang bisa dijatuhkan dari pesawat menuju darat. Kontrak jual beli itu diperkirakan rampung pada 2027, saat yang tepat di mana pemimpin China Xi Jinping mengatakan militernya siap untuk menginvasi Taiwan.

China berupaya menyembunyikan pembayaran pembelian peralatan tersebut untuk menghindari terjerat sanksi internasional.

Hubungan antara militer China dan Rusia kian terlihat jelas. Awal bulan ini, pasukan militer kedua negara melakukan latihan anti-rudal bersama, setelah sebelumnya melakukan patroli kapal selam gabungan pertama di Pasifik beberapa bulan lalu. Di awal 2025, para pemimpin China, Rusia, dan Korea Utara hadir bersama pada acara parade militer besar di China.

Penasihat presiden Ukraina mengatakan sekitar 60% suku cadang yang ditemukan pada senjata Rusia di Ukraina berasal dari China. Seorang pakar China memperingatkan bahwa penjualan senjata Rusia ke China Adalah PR bagi AS.

Sun mengatakan senjata Rusia dapat memperkokoh militer China dan mempersingkat waktu persiapan untuk menginvasi Taiwan. Menurutnya AS dan Taiwan perlu mengevaluasi kembali urgensi semacam ini.