Fokus

China Gunakan ‘Armada Bayangan’ Hindari Sanksi Minyak: Laporan

Sebuah laporan dari komite yang berfokus pada China mengungkap detail baru tentang bagaimana Partai Komunis China menghindari sanksi minyak AS dan membantu mendukung perekonomian Iran, Rusia, dan Venezuela.

Ketua Komite Pilihan tentang PKC membagikan laporan baru yang mengungkap bagaimana rezim China menjaga perekonomian Iran dan Rusia tetap stabil sambil memicu agenda otoriternya sendiri. Selama bertahun-tahun, Partai Komunis China menggunakan armada bayangan untuk membeli minyak murah dari negara-negara otoriter seperti Iran, Venezuela, dan Rusia. Armada bayangan adalah kapal-kapal tua yang menghindari deteksi, terkadang mengubah bendera asalnya.

Laporan menemukan bahwa kapal-kapal yang disita dari armada bayangan telah mengirimkan sekitar 70 juta barel minyak mentah yang dikenai sanksi ke China. Rezim menggunakan cara ini untuk menimbun cadangan minyak strategis yang sangat besar, sekitar 1,2 miliar dolar pada awal tahun 2026.

Selain kapal-kapal dibuat tidak terdeteksi, metode pembayarannya pun demikian. Para penyelidik mengatakan dalam kasus Iran, pembayaran minyak disamarkan sebagai proyek konstruksi, pembangunan bandara, kilang minyak dan jalan raya di Iran.

Para penulis laporan berkata operasi Epic Fury telah sangat mengurangi armada bayangan China, tetapi menambahkan China mungkin akan terus menggunakan infrastruktur yang dibangunnya selama beberapa tahun terakhir. Para penyelidik komite mengungkapkan rezim China membangun sistem komando di armada bayangan, yang sering diawaki oleh personel militer dan intelijen China dan Rusia.

Mereka memperingatkan sistem tak hanya dipakai untuk memperdagangkan minyak ilegal, tetapi juga untuk memindahkan peralatan, personel, atau senjata sensitif secara diam-diam.

Komite memberi beberapa saran untuk di masa mendatang, yaitu memberi sanksi pada pelabuhan yang menerima armada bayangan, menetapkan program penghargaan bagi pelapor atau whistleblower serta mengarahkan komisi perdagangan untuk melakukan investigasi.