Fokus

China Ingin Mempekerjakan Jutaan Personel Keamanan Siber

Sebuah panggilan untuk bantuan yang tidak biasa.

Data resmi dari China menunjukkan negara itu ingin mempekerjakan lebih dari 3 juta personel keamanan siber dalam waktu 5 tahun.

Tapi mengapa sebenarnya Beijing membutuhkan mereka?

Mari kita selami.

Menurut data terbaru dari Kementerian Pendidikan, pada 2027, China akan kekurangan lebih dari 3 juta personel keamanan siber.

Itu terlepas dari, 30 ribu lulusan keamanan siber nasional setiap tahun.

Kolumnis The Epoch Times,  Wang He, mengatakan rezim Komunis Tiongkok membutuhkan pasukan pekerja keamanan siber, untuk mencuri teknologi mutakhir dari Barat.

“Partai Komunis China menggunakan mereka sebagai kekuatan strategis. Secara internal, mereka digunakan untuk memastikan keamanan jaringan perusahaan mereka, dan secara eksternal, mereka digunakan untuk melakukan serangan dunia maya, mencuri intelijen, dan lain-lain.”

Kembali pada Juli 2021, AS, UE, dan Inggris, bersama-sama mengutuk Partai Komunis China untuk pertama kalinya.

Itu, untuk melakukan serangan cyber di seluruh dunia.

Pada hari yang sama, Departemen Kehakiman AS mendakwa 4 warga negara China karena berpartisipasi dalam kampanye peretasan yang dipimpin oleh Kementerian Keamanan Negara China.

Wang menyebut persenjataan keamanan siber China sebagai ancaman besar bagi dunia.

Lebih banyak artikel Fokus, silahkan klikĀ di sini. Video, silahkan klikĀ di sini.

VIDEO REKOMENDASI