Fokus

Dokumen Internal Partai Komunis Bocor: Kebenaran Tentang Kamp Konsentrasi Uighur

Dari dokumen internal Partai Komunis Tiongkok yang bocor ini terungkap bahwa “kamp pelatihan Uighur” bukanlah sekedar kamp pelatihan profesi….

Penulis Tionghoa Kanada: “Dalam prosesnya, fakta-fakta tanpa hentinya berhasil diungkap, namun seluruh dunia masih tidak berani mempercayainya. Persis seperti 18 tahun yang lalu, ketika praktisi Falun Gong dirampas organnya hidup-hidup, juga sangat sedikit orang yang berani mempercayainya. Namun ketika hari ini begitu banyak fakta berhasil dipersembahkan ke hadapan orang-orang, sudah ada jutaan praktisi Falun Gong yang menjadi korban. Oleh sebab itu, ketika memperoleh bukti yang demikian berharga, komunitas Internasional harus segera mengambil tindakan.”

Sheng Xue percaya bahwa aksi genosida terbesar umat manusia sedang berlangsung.

International Consortium of Investigative Journalists juga menunjukkan, ada sebuah dokumen tidak rahasia yang memperlihatkan, seorang pria Uighur ditangkap karena mendorong rekan kerjanya menjauhi pornografi, harus sholat, menghindari orang yang tidak sholat, ini oleh PKT dianggap “menyebarkan pemikiran ekstrem”, dan akhirnya dihukum 10 tahun penjara.

Ilshat Kokbore, Presiden dari Uighur American Association: “Apa yang membuat saya terkejut adalah, jumlah populasi suku Uighur mulai berkurang sejak 2015. Total penurunan populasi adalah sebesar 85%. Ini jelas menunjukkan bahwa populasi berkurang. Kemungkinan terjadi pembantaian di sini adalah mungkin saja, karena ke mana hilangnya begitu banyak orang? Di mana mereka?”

Menurut isi dokumen, tahun 2017, Zhu Hailun selaku Wakil Komite Partai untuk Wilayah Otonomi Uighur Xinjiang, memimpin polisi melakukan razia besar-besaran terhadap komunitas Uighur. Polisi dengan senjata lengkap sekali aksi dapat menangkap ratusan orang untuk diadili. Jaringan kamera pemantau yang terdiri dari puluhan ribu kamera di wilayah tersebut, semuanya merupakan maha karya Zhu Hailun.

Beberapa hari lalu, New York Times mengungkapkan dokumen rahasia internal sebanyak 400 halaman tentang penahanan muslim Uighur di Xinjiang. Pemerintah setempat Xinjiang menyatakan semua ini adalah berita hoax, mengklaim bahwa ini adalah kolusi dan pemalsuan oleh pihak musuh di dalam dan luar negeri.

Sheng Xue: “Rezim PKT memiliki beberapa jurus membunuh, yang pertama adalah berbohong, berbohong harus habis-habisan. Mereka yang tidak dibutakan oleh kebohongan ini, harus dihadapi dengan kekerasan, langsung menggunakan kekerasan agar orang ini tunduk, jurus lain lagi adalah memusnahkan manusia. PKT sama sekali tidak terpikir untuk menggunakan fakta, bukti, kebenaran dan cara-cara lazim untuk berurusan dengan dunia.”

Ilshat Kokbore, Presiden dari Uighur American Association, berkata bahwa mengenai Xinjiang, pihak otoritas Tiongkok senantiasa berbohong.

Ilshat: “Kita lihat kembali kamp konsentrasi, dari akhir tahun 2016, adalah pertama kali dilaporkan oleh suku Uighur. Ketika suku Uighur ditangkap dalam skala besar, PKT selalu membantahnya. Kemudian pada awal 2017, dikatakan ada pusat pendidikan ulang. Kemudian setibanya akhir 2017, setelah PBB bersuara, ketika mereka rapat di Geneva, perwakilan PKT berkata, itu adalah pusat pelatihan profesi. Setibanya hari ini, ketika dokumen mengungkap ini adalah kamp konsentrasi, sekarang termasuk pemerintah PKT juga tidak membantahnya, hanya bilang bahwa itu adalah kamp pelatihan.”

BBC mengutip perkataan Ben Emmerson QC, konsultan World Uighur Congress, yang menyatakan bahwa kamp pendidikan ulang berusaha mengganti jati diri manusia. “Ini adalah transformasi radikal yang bertujuan menghapus kelompok budaya independen Muslim dari muka bumi.”

Lebih banyak berita tentang Uighur, Xinjiang, silahkan klik di sini. Video silahkan klik di sini.