Fokus

Dokumen Bocor, Mengungkap PKT Menyembunyikan Informasi Virus

Baru-baru ini kami memperoleh laporan internal eksklusif dari wilayah Mongolia Dalam, Tiongkok.

Laporan itu menunjukkan, bahwa otoritas komunis menyembunyikan banyak informasi tentang epidemi virus PKT, di banyak dokumen.

Laporan dari kelompok inspeksi PKT mengkritik otoritas lokal karena tidak menghancurkan dokumen rahasia pada waktu yang tepat.

Itu adalah dari pemeriksaan rutin yang dilakukan oleh komite partai kota Hulunbuir, antara bulan Maret dan Mei.

Laporan tersebut mencatat kegagalan otoritas local untuk melaksanakan keputusan Komite partai yang lebih tinggi, dan mencakup rincian berikut: Kapasitas yang tidak mencukupi untuk menghancurkan dokumen-dokumen rahasia dan sangat banyak dokumen rahasia tidak dihancurkan tepat waktu.

Isi dari dokumen yang dimaksud sebagai rahasia, tidak diketahui.

Yang juga dipertanyakan, bagaimana sejumlah besar file yang berkaitan dengan virus, bisa terakumulasi dalam hitungan bulan.

Sekarang kita beralih ke penyembunyian virus lain, yang diungkapkan oleh dokumen internal yang kami peroleh.

Dokumen itu dikeluarkan oleh Pencegahan dan Pengendalian Epidemi Pasar Pertanian, di kota Huizhou, Tiongkok. Terletak di provinsi Selatan, Guangdong.

Dokumen tersebut mengatakan bahwa virus Partai Komunis Tiongkok atau PKT, terdeteksi dalam paket sayap ayam beku di pasar lokal utama.

Sudah satu bulan sejak kontaminasi terdeteksi, tapi informasi itu tidak pernah diungkapkan kepada publik.

Sebuah dokumen internal baru-baru ini, dari biro keamanan publik setempat, menegaskan kembali penyembunyian tersebut.

Dokumen itu merinci control informasi pandemi online, dan menetapkan untuk menjaga “keamanan dan kerahasiaan informasi terkait pandemi.”

Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen mengunjungi pangkalan rudal pertahanan udara pada hari Jumat (11 Sep), dimana dia mendorong pasukan untuk teguh dalam mempertahankan kedaulatan dan demokrasi pulau itu.

Tsai: “Kita tidak akan pernah menyerahkan bahkan satu inci pun dari tanah kita, dan kita akan dengan tegas melindungi demokrasi dan kebebasan kita.”

Partai Komunis Tiongkok, atau PKT, telah mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya, meskipun tidak pernah memerintah pulau itu.

Tahun ini, PKT telah meningkatkan aktivitas militernya di sekitar Taiwan.

Selama dua hari, pasukan Tiongkok melakukan latihan angkatan laut dan udara skala besar, di Barat Daya Taiwan dan di zona identifikasi pertahanan udaranya.

Seorang anggota parlemen Taiwan mengatakan kepada outlet media Taiwan, bahwa karena epidemi dan ketegangan internasional, militer Tiongkok telah mencoba untuk mengalihkan fokus rakyat Tiongkok, dengan memprovokasi Taiwan.

Dia menambahkan, rakyat Taiwan tidak takut dengan tindakan provokatif tersebut.

Sebaliknya, mereka akan lebih menentang Tiongkok daratan.

Lebih banyak artikel Fokus, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.