Eksportir China berada dibawah tekanan besar dari tarif AS. Seorang manajer marketing perusahaan alat medis China berkata perusahaannya berada dalam situasi hidup dan mati.
[Candice Li, Marketing Manajer Conmo Electronic Co.]:
“Sekarang bukan hanya masalah mengganti jalur, tapi masalah hidup-mati, seperti itu. Sekitar 60 hingga 70% bisnis kami adalah dari klien Amerika. Jadi tekanannya berat.”
Li berkomentar di stand nya dalam Expo Dagang China terbesar. Kebanyakan eksportir yang ditanyai Reuters berkata orderan dari AS telah ditunda atau tidak ada sama sekali. Ini memberikan tanda yang buruk bagi ekonomi China, dimana ekspor menyumbang hampir 20% dari GDP China. Tidak ada negara lain yang mendekati untuk menggantikan AS, karena AS adalah tujuan utama ekspor China. NTD berbicara dengan beberapa eksportir China, semuanya berkata mereka khawatir akan situasi ini. Untuk melindungi identitas, kami mendistorsi suara mereka.
[Mr Jian, Pemilik Perusahaan Ekspor di Shandong, China]:
“Tidak ada yang dapat menahan palu tarif AS. Kami sangat khawatir. Tak peduli betapa sulitnya bisnis ekspor, itu masih lebih mudah dari menjual ke konsumen domestik. Saat menjual di luar negeri, Anda dapat uang. Tapi di pasar domestik pasokan telah melebihi permintaan, orang-orang tidak banyak berbelanja.”
Kota Yiwu adalah pusat ekspor utama di China. Seorang pemilik pabrik disana berkata pada NTD bahwa orderan AS mengering.
[Mr. Fan, Pemilik Pabrik Kota Yiwu, China]:
“Kami harus menutup bisnis kami. Semua pemilik bisnis pintar tahu hal ini, kami sudah terpojok.”
Selain itu, mulai awal Mei, paket kecil bernilai dibawah 800 dolar tidak akan lagi menikmati bebas bea masuk. Mereka akan dikenai tarif 120% di bea cukai AS. Ini sepertinya menargetkan retailer seperti Shein dan Temu, yang memanfaatkan bebas bea sebagai strategi bisnis untuk menjual barang super murah.
Kembali ke Expo Dagang, para eksportir berkata mereka akan menjajaki pasar baru sambil menunggu perkembangan situasi.
[Xiong Meilin, Direktur Sales Dongguan Weidi Information Technology]:
“Seperti banyak pemasok lain kami bergeser ke pasar Rusia, dan tentu kami juga mempertimbangkannya. Pada akhirnya, ini tentang menjadi global, pergi ke pasar global. Pasar AS memang sangat menarik, tapi kami harus melihat bagaimana situasi berkembang, dan beradaptasi pelan-pelan.”
[Candice Li, Marketing Manajer Conmo Electronic Co.]:
“Sementara itu kami menjajaki strategi baru seperti perdagangan ekspor ulang atau mencari cara alternatif untuk mengirim barang kami. Masalah utama kami adalah jika produk kami tidak bisa diekspor dan tidak bisa mendapat uang. Ini sangat parah.”
Li berkata ia sangat khawatir akan kebuntuan antara China dan AS.
