Direktur FBI Kash Patel mengatakan Presiden Trump mendukung diaktifkannya kembali program Inisiatif China yang sempat terhenti di bawah pemerintahan Biden, menargetkan aktivitas kriminal yang terkait dengan Partai Komunis China.
[Kash Patel, Direktur FBI]:
“Ini lagi satu bentuk kegagalan pemerintahan Biden dalam melindungi keamanan nasional yang menghentikan inisiatif melawan musuh nomor satu kita, PKC, disaat mereka gencar melakukan aktivitas kontra-intelijen di tanah air terhadap warga Amerika dan juga di luar negeri dengan menyelundupkan biopatogen ilegal untuk merusak cara hidup kita. Keputusan yang disengaja itu jelas merugikan keamanan nasional kita. Presiden Trump datang dan tegaskan, ‘Kita berbalik arah. Kita tidak serta-merta membutuhkan program baru. Kita hanya butuh FBI bergerak sepenuhnya melawan PKC.”
FBI sangat memprioritaskan kembali upaya kontra-intelijennya untuk memerangi ancaman rezim PKC. Patel berkata upaya tersebut telah menghasilkan 40% peningkatan penangkapan mata-mata PKC selama tahun pertama masa jabatan kedua Trump.
Menurut statistik 2020, keterlibatan PKC mencakup sekitar setengah dari hampir 5.000 kasus kontra-intelijen aktif milik FBI. Biro tersebut menggunakan strategi berlapis yang dimutahirkan untuk mengganggu spionase ekonomi dan serangan siber, termasuk operasi sejenis Volt Typhoon. Bulan lalu, otoritas melakukan penggerebekan sebuah laboratorium biologi ilegal di Las Vegas, Nevada dimana pada akhir 2023 ditemukan fasilitas serupa di California yang dikelola seorang WN China yang kini sedang ditahan. Dalam kasus tersebut, penyelidik menemukan material berupa patogen berbahaya yang mengandung penyakit menular, seperti hepatitis, COVID-19, HIV dan malaria. FBI kini tengah menyelidiki hubungan antara laboratorium biologi di Las Vegas dan California tersebut.

