Fokus

Fitur Privasi Baru Apple Tidak Akan Tersedia di Tiongkok

Apple akan meningkatkan privasi untuk pengguna iPhone, tapi tidak untuk pengguna di Tiongkok.

Itu karena fitur privasi baru ini akan mempersulit pihak ketiga, untuk melacak aktivitas online pengguna.

Langkah ini merupakan kompromi terbaru Apple untuk mempertahankan layanannya di Tiongkok.

Apakah Apple bertemu setengah jalan dengan otoritas pengawasan massal Beijing?

Perusahaan itu akan merilis fitur privasi baru yang disebut “Private relay” ke pelanggan layanan “iCloud plus”, tapi, tidak untuk mereka yang berada di dalam Tiongkok.

Fungsi fitur baru ini mirip dengan VPN. Ini akan dapat menyembunyikan ID online pengguna, mempersulit pihak ketiga untuk mengetahui apa yang dilakukan pengguna secara online.

Dalam konteks Tiongkok, ini dapat berarti bahwa pengguna dapat mengatakan apa pun di web, termasuk komentar umpatan terhadap rezim komunis.

Dan otoritas tidak akan dapat melacak mereka.

VPN juga memungkinkan pengguna untuk melihat konten online yang dibatasi, dari negara lain.

Tidak jelas apakah fitur baru Apple akan dapat melakukan ini, tapi jika bisa, itu berarti orang-orang di Tiongkok akan dapat dengan mudah mengakses situs web yang disensor, seperti Google, Facebook, dan Twitter.

Apple berkata, tidak akan menawarkan fitur tersebut di Tiongkok karena hukum setempat.

Perusahaan dapat melihat hit di pasarnya di sana, jika mereka menawarkan fitur yang bertentangan dengan hukum Tiongkok.

Reuters melaporkan bahwa pasar Tiongkok menyumbang sekitar 15% dari pendapatan Apple.

Apple tidak asing dengan ancaman boikot dari Tiongkok.

Tahun lalu, ketika AS sedang mempertimbangkan untuk melarang aplikasi perpesanan Tiongkok, WeChat, Kemenlu Tiongkok memperingatkan bahwa, jika Amerika melarang WeChat, orang Tiongkok akan berhenti menggunakan iPhone dan produk Apple.

Apple juga tidak asing dengan melayani regulator Tiongkok.

Perusahaan itu telah memblokir fitur pada ponselnya untuk Beijing, hampir sejak iPhone pertama.

Kembali pada tahun 2008, Apple menghapus toko musik iTunes di Tiongkok.

Pada 2015, aplikasi beritanya diblokir.

Pada 2016, Apple menghapus toko film dan toko buku iTunes-nya.

Apple juga telah menarik ratusan aplikasi VPN dari App Store Tiongkok.

Pada 2018, lebih dari 80%, dari total penghapusan aplikasi perusahaan di App Store, terjadi di Tiongkok.

Perusahaan Tiongkok dapat ditetapkan untuk memainkan peran kunci dalam mobil listrik yang direncanakan Apple.

Raksasa teknologi itu dilaporkan berbicara dengan perusahaan manufaktur Tiongkok, BYD, dan perusahaan teknologi Tiongkok, CATL mengenai pasokan baterai.

Itu adalah menurut sumber Reuters.

CATL sudah memasok Tesla, dan merupakan pembuat baterai kendaraan listrik terbesar di dunia.

BYD adalah nomor empat, dan juga membuat kendaraannya sendiri.

Tapi pembuat iPhone telah menetapkan satu syarat yang sulit.

Sumber mengatakan, Apple bersikeras untuk memproduksi produk di AS.

Itu dilaporkan tidak menarik bagi CATL. Mereka khawatir tentang ketegangan politik antara AS dan Beijing.

Tak satu pun dari perusahaan yang terlibat, memberikan komentar, tapi para pedagang memperhatikan.

Tidak jelas sistem seperti apa yang dibicarakan Apple dengan perusahaan Tiongkok tersebut, dan apakah mereka akan mencapai kesepakatan.

Lebih banyak artikel Fokus, silahkan klikĀ di sini. Video, silahkan klikĀ di sini.

VIDEO REKOMENDASI