Fokus

Intel Menghapus Pernyataan tentang Xinjiang

Pembuat microchip yang berbasis di AS, Intel, menarik kembali sebuah pernyataan, mendesak mitra rantai pasokan untuk tidak mengambil sumber dari wilayah Xinjiang Tiongkok.

Itu setelah perusahaan tersebut meminta maaf kepada Tiongkok pekan lalu.

Pernyataan itu datang dalam bentuk surat terbuka yang diterbitkan bulan lalu.

Di dalamnya, perusahaan mengatakan “Intel diharuskan untuk memastikan rantai pasokan kami tidak menggunakan tenaga kerja atau sumber barang atau jasa dari wilayah Xinjiang.”

Surat itu memicu reaksi keras dari Beijing.

Intel kemudian mengeluarkan permintaan maaf kepada mitra Tiongkok-nya.

Sekarang, perusahaan chip itu telah mundur sepenuhnya, dan menghapus semua penyebutan kata Xinjiang dari surat tersebut.

Wilayah Xinjiang telah menjadi titik berkembangnya konflik antara Tiongkok dan perusahaan-perusahaan yang berbasis di negara-negara demokratis.

Baru-baru ini, Walmart telah mengalami dorongan balik serupa dari Beijing.

Itu, setelah laporan, bahwa pengecer tersebut telah berhenti menjual barang-barang yang bersumber dari Xinjiang.

Lebih banyak artikel Fokus, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI