Di tengah berlanjutnya aksi protes di Los Angeles, para anggota parlemen mencurigai keterlibatan PKC di balik layar. Komite Pengawas DPR AS telah meluncurkan investigasi terhadap seorang pria yang diduga bekerja untuk PKC dalam mengobarkan api.
Anggota parlemen AS dalam Komite Pengawas tengah mendalami pendanaan di balik protes dan kerusuhan Los Angeles.
Seorang pengusaha AS menjadi sorotan. Neville Singham, miliarder Amerika yang kini menetap di China, dipanggil oleh Komite pengawas untuk bersaksi terkait aktivitas politiknya dalam mendanai Partai Sosialisme dan Pembebasan yang berbasis Marxisme, Forum Rakyat, serta kelompok oposisi sayap kiri lainnya.
Kepada Singham, parlemen menulis “Anda telah menciptakan jaringan dana gelap yang luas, yang memungkinkan Anda mendanai sejumlah organisasi nirlaba seperti United Community Fund dan Justice Education Fund yang tidak jelas rekam jejaknya.”
Pertimbangan utama mereka bahwa Singham berperan sebagai agen PKC menggunakan strategi menabur benih perpecahan dengan tujuan mengobarkan api pertikaian dalam negeri, demi mengalihkan perhatian AS dari konflik dengan rezim tersebut.
Senator Charles Grassley sebelumnya menulis kepada jaksa agung dan FBI bahwa Singham memiliki hubungan erat dengan mesin media PKC dan mendanai propaganda PKC di seluruh dunia.
Singham diberi batas waktu hingga 27 Juni. Sementara itu, anggota parlemen meminta Jaksa Agung untuk memberi penjelasan terkait investigasi terhadap Singham. Singham dan Partai untuk Socialism & Pembebasan menolak memberikan komentar atas pertanyaan dari media afiliasi NTD, The Epoch Times.

