Fokus

Komite Olimpiade Internasional Menghadapi Pengawasan Ketat

Komite olimpiade internasional menghadapi pengawasan yang semakin ketat, setelah panggilan video baru-baru ini dengan bintang tenis Tiongkok, Peng Shuai.

Percakapan, serta apa yang tidak diungkapkan oleh IOC, membuat orang mengajukan lebih banyak pertanyaan.

Will Ripley memiliki lebih banyak.

Bebaskan Peng Shuai, seruan yang semakin meningkat dari para pengunjuk rasa, politisi, atlet profesional.

Protes global atas bintang tenis Tiongkok, dimana banyak yang khawatir, dia sedang dibungkam.

Enes Kanter, pemain NBA: “Inilah saatnya untuk angkat bicara karena kurang dari 100 hari sampai Olimpiade Musim Dingin.”

Komite olimpiade internasional, mencoba menenangkan kontroversi.

Sebuah pernyataan IOC tampaknya mendukung narasi pemerintah Tiongkok, bahwa peserta olimpiade tiga kali itu “aman dan baik-baik saja”, meski kekhawatiran terhadap kebebasannya semakin meningkat.

IOC membagikan gambar tunggal ini pada hari Minggu, dari panggilan video 30 menit antara Peng, presiden IOC Thomas Bach, serta dua pejabat lain, meminta untuk “menghormati privasinya (Peng)”

Seorang pejabat IOC di telepon mengatakan, “Saya lega melihat Peng Shuai baik-baik saja, yang mana adalah kekhawatiran utama kami.”

Beberapa menyarankan bahwa kekhawatiran sebenarnya dari badan pengatur itu, bukanlah Peng, namun ‘keuntungan’.

Pernyataan IOC gagal menyebutkan tuduhan eksplosif Peng tiga minggu lalu, bahwa salah satu pemimpin komunis paling senior Tiongkok, yang difoto bersama Bach dari IOC, pada tahun 2016, melakukan pelecehan seksual terhadapnya.

Tidak seperti IOC, Asosiasi Tenis Wanita, bersiap menarik ratusan juta dolar dalam bisnis dari Tiongkok, menuntut komunikasi langsung dengan Peng, tanpa pengawasan, tanpa sensor.

WTA mengatakan kepada CNN, “Video ini tidak mengubah seruan kami untuk penyelidikan penuh, adil dan transparan, tanpa sensor.”

Christinne Brennan, komentator CNN: “Saat buku-buku sejarah melihat ke belakang ke saat ini, mereka akan mengatakan WTA, betapa kelas master yang luar biasa dalam kepemimpinan kemanusiaan, cara yang tepat untuk melakukannya, untuk menyebut Tiongkok pada pelanggarannya, dan Komite Olimpiade Internasional hanya duduk di sana, seperti yang selalu mereka lakukan, pada dasarnya, tidak melakukan apa-apa.”

Yang beberapa orang katakan, membuat IOC terlibat dalam pembungkaman seorang ikon tenis, yang berani berbicara menentang mantan wakil perdana menteri, Zhang Gaoli.

Dia (Zhang) dikenal tidak menonjolkan diri, digambarkan dalam propaganda Tiongkok sebagai “sederhana”, seorang pejuang melawan korupsi.

Gordon Chang, analis urusan Tiongkok: “Partai Komunis akan menangani ini sebagai sebuah masalah internal. Saya benar-benar ragu bahwa mereka akan benar-benar merujuk hal ini ke jaksa penuntut negara, karena itu akan menimbulkan terlalu banyak masalah. Semua pemimpin senior memiliki ‘barang-barang’ pada orang lain.”

Amerika Serikat, Prancis, dan Inggris telah menyatakan keprihatinan atas Peng Shui.

Dan pemain tenis termasuk Naomi Osaka, Serena Williams, Novak Djokovic, dan Billie Jean King, juga bergabung dalam daftar orang-orang yang pendukung Peng.

Lebih banyak artikel Fokus, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI