Fokus

Komite Olimpiade Tidak Akan Menekan Beijing Terkait Pelanggaran HAM

Komite Olimpiade Internasional, atau IOC, mengatakan pihaknya tidak akan menekan Tiongkok atas catatan HAM-nya.

Tiongkok menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 2022.

Wakil presiden IOC, John Coates: “Kami tidak memiliki kemampuan untuk pergi ke suatu negara dan memberi tahu mereka apa yang harus dilakukan. Yang bisa kami lakukan adalah memberikan Olimpiade kepada sebuah negara, di bawah kondisi yang ditetapkan dalam kontrak tuan rumah dan Brisbane mendapatkannya. Dan kemudian memastikan bahwa kontrak itu diikuti.”

Wakil presiden IOC, John Coates membuat komentar itu pada pertemuan virtual klub pers nasional Australia pada hari Rabu.

Kelompok-kelompok HAM dan anggota parlemen AS telah meminta komite Olimpiade, untuk menunda Olimpiade Beijing tahun depan.

Atau alternatifnya, mereka telah mendesak IOC untuk merelokasi acara tersebut, kecuali jika Beijing mengakhiri kampanye genosida terhadap Uighur dan etnis minoritas lainnya.

Tiongkok membantah melakukan kesalahan, dengan mengatakan, pihaknya telah mendirikan pusat pelatihan kejuruan untuk memerangi ekstremisme.

Coates menyatakan bahwa IOC memang menekankan HAM, tapi kebijakan kewenangannya hanya mencakup apa yang disebut “gerakan Olimpiade.”

Coates: “Situasi yang Anda rujuk, situasi kemanusiaan di Tiongkok, tidak berada dalam kewenangan kami.”

Bulan lalu, IOC mengatakan telah membantu sekitar 100 anggota “komunitas Olimpiade” di Afghanistan, memberikan bantuan untuk meninggalkan negara itu dengan visa kemanusiaan.

Itu, setelah Taliban mengambil alih.

Lebih banyak artikel Fokus, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI