Fokus

Ledakan Pabrik di Shanghai Menewaskan Satu Orang

Sebuah ledakan mengguncang pabrik petrokimia di Shanghai akhir pekan ini.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 4 pagi hari Sabtu.

Sedikitnya satu orang tewas dalam ledakan tersebut.

Seorang lagi menderita luka. Demikian yang dilaporkan media pemerintah.

Ledakan terjadi di tiga bagian, masing- masing relatif jauh dari dua lainnya.

Ketiganya meledak di dalam kompleks pemrosesan etilen glikol di Shanghai yang dioperasikan oleh perusahaan gas Sinopec.

Warga dari sejauh empat mil terbangun oleh ledakan itu.

Ledakan juga menghancurkan jendela di beberapa rumah di dekatnya.

Banyak yang melarikan diri dari rumah mereka setelah mendengar ledakan, menyebabkan kemacetan lalu lintas.

Awan asap tebal yang tersisa telah menimbulkan kekhawatiran tentang kemungkinan polusi udara beracun, sebagai efek setelah ledakan.

Warga setempat mengatakan, mereka masih bisa mencium bau yang menyengat 3 hari kemudian.

Sebuah postingan media sosial yang dibagikan pada bulan Mei bisa menunjukkan tentang apa yang menyebabkan masalah tersebut.

Pemeriksaan keamanan tahunan dilaporkan ditunda, di tengah penguncian kota 2 bulan yang baru-baru ini dilonggarkan.

Pengguna yang membagikan postingan itu, mengatakan kurangnya pemeriksaan keamanan yang tepat, kemungkinan menjadi alasan terbesar di balik kecelakaan tersebut.

Inilah yang dia tulis secara online: “Di grup chat media sosial saya, ada seorang pekerja dari pabrik petrokimia. Pabrik telah ditutup sejak babak pandemi ini dimulai (pekerja tetap di pabrik untuk bekerja). Dia mengatakan peralatan harus diperiksa dan diperbaiki setahun sekali. (Tapi pemeriksaan) telah tertunda oleh pandemi selama dua bulan. Jika mereka tidak menghentikan sementara operasi untuk melakukan pemeliharaan, itu dapat menyebabkan ledakan dengan ‘letupan’ yang keras.”

Lebih banyak artikel Fokus, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI