Fokus

Lituania: Eropa Harus Bangkit Menentang Komunis Tiongkok

Menlu Lituania menyerukan kepada Uni Eropa untuk menentang Komunis Tiongkok.

Pada Kamis dan Jumat, para Menlu dari negara- negara Uni Eropa akan bertemu di Prancis.

Sehubungan dengan pertemuan ini, Menlu Lituania mengatakan kepada Financial Times, bahwa dia akan memberi tahu rekan- rekannya di negara-negara Uni Eropa lain tentang pelecehan Beijing terhadap Lituania.

Dia merujuk pada peringatan Beijing kepada perusahaan-perusahaan Eropa untuk tidak menggunakan komponen buatan Lituania.

Dia berkata, “Ini adalah ujian bagi tata tertib perdagangan internasional berbasis aturan. Eropa harus berdiri menentang.”

“Lituania tidak melakukan kesalahan apapun.”

Lituania menjadi sasaran Beijing, setelah mengizinkan Taiwan untuk membuka kantor perwakilan di negaranya.

Langkah itu sendiri cukup standar, karena Taiwan telah mendirikan kantor perwakilan di beberapa negara Eropa lainnya, sebagai kedutaan de facto, tapi tanpa disebut dengan nama Taiwan.

Lituania, bagaimanapun, mengambil langkah lebih jauh, mengizinkan kantor perwakilan ini untuk menggunakan nama ‘Taiwan.’

Sementara negara lain semuanya menggunakan nama ibu kota Taiwan, Taipei.

Mereka melakukannya untuk menyelaraskan dengan kebijakan Beijing, yang tidak menyarankan kedaulatan apa pun bagi pulau dengan pemerintahan sendiri itu.

Beijing menanggapi dengan menurunkan hubungan diplomatiknya dengan Lituania, dan memblokir barang-barang dari Lituania.

Ketegangan memuncak bulan lalu, ketika diplomat Lituania tiba-tiba meninggalkan Beijing, dengan alasan masalah keamanan.

Pada saat yang sama, Taiwan menawarkan dukungan, membeli barang-barang buatan Lituania yang dilarang Tiongkok, serta menyiapkan program kerjasama miliaran dolar dengan negara Baltik tersebut.

Lebih banyak artikel Fokus, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI