Site icon NTD Indonesia

Nvidia dan AMD Sepakat Bayar AS 15% dari Pendapatan Penjualan Chip ke China

Sebuah transaksi bisnis sedang berlangsung, dengan imbalan izin menjual microchip ke China. Produsen chip AS, Nvidia dan AMD sepakat untuk membayar pemerintah AS 15% dari pendapatan penjualan beberapa chip ke China.

Kesepakatan itu mencakup chip seperti Nvidia H20 yang digunakan untuk aplikasi kecerdasan buatan. Mengutip kekhawatiran keamanan nasional, pemerintahan Trump memblokir penjualan chip H20 ke China pada bulan April, namun bulan lalu penjualan itu diizinkan kembali. Presiden Trump berkata itu karena China sudah memiliki chip yang sama versi mereka sendiri.

Namun mengenai chip Nvidia lain seperti model canggih bernama Blackwell, Trump berkata ia tidak akan mengizinkan perusahaan menjualnya ke China dalam bentuk aslinya. Trump berkata chip tersebut adalah yang terbaru dan terhebat, dan tidak akan mampu dimiliki China dalam 5 tahun.

China mewakili pasar yang signifikan bagi Nvidia dan AMD. Pasar China menyumbang 24% dari total pendapatan AMD tahun lalu, dan 13% dari total penjualan Nvidia di tahun fiskal yang berakhir pada Januari tahun ini.

Mengenai kesepakatan pembayaran 15% dari pendapatannya yang berbasis di China, seorang juru bicara Nvidia berkata bahwa mereka akan mengikuti aturan yang ditetapkan oleh pemerintah AS untuk partisipasinya di pasar dunia.

Kemenlu China tidak segera menanggapi permintaan komentar.