Serangan militer terkini terhadap Iran membuat beberapa pihak membayangkan bagaimana China tanpa Partai Komunis China. Ren Guangyu, seorang analis senior di Universitas Stanford, menulis di X bahwa dikala rakyat Iran meneteskan air mata bahagia, dirinya ikut terharu, berharap rekan-rekannya di China bisa merayakan kemenangan serupa di waktu yang tak lama lagi.
Alan Zhang, seorang analis urusan China mengatakan bahwa meski perubahan di China kecil kemungkinannya terjadi dalam waktu dekat, serangan terhadap Iran bisa mempercepat keruntuhan rezim PKC karena serangan itu menunjukkan kepada rakyat China bahwa rezim mereka tidak sekuat yang dibayangkan.
[Alan Zhang, analis urusan China]:
“Mereka melihat PKC, pemerintah China ini tidaklah sekuat itu, karena mereka menjual banyak senjata termasuk apa yang mereka sebut Bendera Merah, sistem rudal atau apalah. Mereka menjual sistem radar peringatan dini buatannya ke Iran dan ternyata itu tak berfungsi sama sekali. Kemudian mereka juga melihat kekuatan Amerika Serikat jauh melampaui negara mana pun termasuk China PKC.”
Zhang mengatakan kematian pimpinan tertinggi Iran menginspirasi rakyat China mengenai gambaran masa depan pilihan.
[Alan Zhang, analis urusan China]:
“PKC masih memiliki kendali yang sangat kuat terhadap rakyat China. Perekonomian memang sedang menurun tetapi belum mencapai titik kebangkrutan. Namun, sedang mengarah ke sana. Jadi saya rasa banyak hal yang terjadi akhir-akhir ini membuat rakyat China berpikir, ‘mungkin kita punya jalan baru, kita tidak harus hidup di bawah rezim totalitarian ini’. Jadi saya kira kita amati terus perkembangan, banyak peristiwa yang akan terus mendorong ke arah tersebut.”
Zhang berkata banyak warga China yang sedang memikirkan bagaimana seandainya China tanpa partai komunis.
[Alan Zhang, analis urusan China]:
“Mereka tidak bersuara tetapi mereka berpikir. Ada satu kelompok di China sana. Maksud saya, saya berhubungan dengan beberapa dari mereka. Ada cukup banyak orang yang berpikir tentang apa yang bakal terjadi di era pasca-PKC.”
Zhang mengatakan AS harus mengirimkan sinyal tegas bahwa Washington mendukung kebebasan di China dan yakin bahwa jika perubahan rezim sungguh terjadi, masyarakat China akan menjalani perubahan dan dunia akan melihat China yang lebih baik saat rezim komunis runtuh.

