Fokus

Panggilan Telepon Antara Kepala PKT, dengan Kanselir Jerman

Pemimpin Partai Komunis Tiongkok, Xi Jinping dilaporkan mengatakan kepada Kanselir Jerman, Angela Merkel bahwa dia ingin Uni Eropa mengambil pendekatan yang “benar” terhadap Tiongkok.

Ini terjadi, selama pertemuan telepon pada hari Jumat.

Sebuah topik penting bagi Tiongkok, yang diangkat selama pertemuan tersebut, adalah “Perjanjian Komprehensif Uni Eropa-Tiongkok tentang Investasi.”

Xi Jinping mengatakan kepada Merkel bahwa dia berharap perjanjian itu akan segera diratifikasi.

Kesepakatan investasi itu adalah perjanjian yang mempromosikan kerja sama komersial yang lebih erat antara Tiongkok dan UE.

Berdasarkan kesepakatan itu, lebih banyak perusahaan Eropa akan melakukan bisnis di Tiongkok.

Ini kemudian akan memberi Tiongkok tingkat pengaruh ekonomi atas UE.

Tapi kini ada keraguan tentang apakah kesepakatan itu akan diratifikasi.

Itu karena hubungan UE-Tiongkok saat ini, tidak dalam kondisi terbaiknya.

Beijing memiliki sanksi terhadap lima anggota parlemen Uni Eropa, dan Uni Eropa juga memiliki sanksi terhadap pejabat Tiongkok.

Menurut Kantor Berita Xinhua yang dikelola pemerintah Tiongkok, Merkel mengatakan, kesepakatan itu adalah win-win untuk Uni Eropa dan Tiongkok, dan berharap, itu dapat diratifikasi sesegera mungkin.

Kedua pemimpin juga membahas Afghanistan, pandemi, hubungan bilateral, kebijakan ekonomi dan perubahan iklim.

Dalam beberapa tahun terakhir, persepsi tentang Tiongkok telah anjlok di kalangan publik Jerman.

Sebuah survei baru-baru ini menunjukkan, sebagian besar responden mendukung untuk mengambil sikap yang lebih keras terhadap Tiongkok, bahkan jika ekonomi menderita.

Kurang dari 20% menentang sikap yang lebih keras terhadap negara komunis.

Lebih banyak artikel Fokus, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI