Fokus

Para Dokter Mempertanyakan Virus yang Dilaporkan di China

Pengguna internet China berkata virus meningkat semakin parah, terutama setelah liburan imlek, waktu yang menandakan musim travel besar-besaran di sebagian besar Asia. Saksi mata memberitahu kami bahwa orang-orang di seluruh China berduka akan anggota keluarga mereka yang baru-baru ini meninggal setelah didiagnosa virus sub-tipe influenza A, H1N1.

Semakin banyak orang menyatakan kecurigaan mereka bahwa rumah sakit China mungkin tidak memberitahu apa di balik kenaikan ini. Banyak yang juga menyatakan kekhawatiran apakah wabah flu burung di unggas di China telah menginfeksi manusia.

Jonathan Liu adalah praktisi medis Tiongkok dan memiliki kliniknya sendiri di Kanada, ia menyatakan keraguannya tentang apa yang terjadi di musim flu yang tidak biasa ini.

[Jonathan Liu, Direktur, Klinik Medis Tiongkok Kangmei Kanada]:

“Flu burung telah menyebar dalam skala yang cukup besar. Tapi kita masih melihat Partai Komunis China menutup-nutupi wabah ini, mengklaim ini disebabkan oleh humanmetapneumovirus, HMPV. Namun, berdasarkan laporan saksi mata dari banyak kematian mendadak anak-anak kecil, serta teman dan relasi mereka, keparahan situasi ini tidak bisa dijelaskan dengan HMPV.”

Mari kita lihat website resmi Hong Kong, yang menjelaskan gejala yang disebabkan oleh flu burung pada manusia, termasuk gejala flu ringan, seperti demam, batuk, dan nyeri otot. Kasus yang parah dapat menjadi pneumonia atau bahkan mengalami kegagalan berbagai organ.

Menurut WHO, angka kematian untuk flu burung pada manusia mencapai 54%. Berbulan-bulan, virus flu burung telah menyerang unggas di negara tersebut. Baru-baru ini, Shanghai bahkan menghentikan perdagangan unggas hidup untuk tiga tahun kedepan. Walaupun parah, situasi ini hampir tidak dilaporkan oleh media-media China. Sebuah laporan yang dirilis Kamis lalu, menunjukkan bahwa rumah sakit China tidak mengetes orang untuk flu burung. Seorang whistleblower and penduduk China lain, juga telah mengkonfirmasi dengan NTD, bahwa rumah sakit yang mereka ketahui, tidak mengetes flu burung. Diluar itu beberapa menyatakan bahwa pengobatan flu standar tidak meringankan gejala pasien dengan efektif, menyebabkan orang-orang bertanya, apakah mungkin ada yang lebih dari sekedar flu biasa.

[Suara Xu, Penduduk Provinsi Hunan, China]:

“Ada banyak orang di rumah sakit. Termasuk saya. Saya tidak bertambah baik setelah mereka mendiagnosa dan mengobati saya dengan obat pasien influenza. Gejala utama saya adalah batuk, sakit kepala, dan demam ringan. Beberapa teman baik saya telah meninggal.”

 “Jika Anda merasa wabah ini tidak serius, itu karena Anda tidak berada di rumah sakit, dan tidak bisa melihat situasinya. Musim flu ini sangat kejam. Masih ada banyak pasien influenza A di tempat kami.”

Laporan pejabat China dan ahli sepertinya meremehkan keparahan situasi ini. Pada hari Senin, badan kesehatan tinggi China, Komisi Kesehatan Nasional, mengadakan konferensi pers. Ada peneliti di CDC China yang berkata, kebanyakan kasus di dalam China disebabkan oleh flu. Ia juga mengklaim kasus infeksi justru menurun, dan ada lebih sedikit kasus virus pneumonia yang terdeteksi.

Kepala Rumah sakit unversitas Peking berkata persentase pasien flu yang tertular pneumonia cukup rendah, dan berkata tidak perlu ada kekhawatiran. Secara kontras, dokter-dokter dari rumah sakit lokal meminta orang-orang agar tidak meremehkan bahaya yang ada.

[Wang Qi, Dokter di China]:

“Rumah sakit melihat lebih banyak pasien dengan demam dan batuk akhir-akhir ini. Jika Anda kena flu, jangan meremehkannya.”

[Wu Shouquan, Dokter di China]:

“Kasus lain flu H1N1. Menderita selama tiga hari. Dan seluruh paru-paru semua putih di scan X-ray.”

Pemerintah AS dan outlet media diluar China secara luas menuduh Beijing telah menutup-nutupi tingkat keparahan pandemi Covid-19 lima tahun  yang lalu, yang membunuh jutaan orang di seluruh dunia.

Kali ini, perkataan para pejabat di Beijing berbanding kontras dengan testimoni tangan pertama dari penduduk China, serta dokter dari rumah sakit China. Kami akan tetap melaporkan update terbaru untuk Anda.