Perseteruan di Selat Taiwan kembali mencuat. Dalam sepekan, Taiwan berhasil melacak patroli kesiapan tempur gabungan kedua China, dan menyebut Beijing sebagai pemicu utama ketidakstabilan kawasan.
Kementerian Pertahanan Taiwan berkata pihaknya telah mendeteksi 29 pesawat militer dan tujuh kapal perang China beroperasi di dekat kepulauan tersebut. Sebagian besar penerbangan dilaporkan melintasi garis median Selat Taiwan, perbatasan yang memisahkan aktivitas militer China dan Taiwan. Taiwan mengatakan ini adalah patroli kedua dalam sepekan.
Hal ini terjadi tak lama setelah pembahasan Trump dan Xi di Beijing soal Taiwan. Akhir pekan lalu, China mengerahkan lebih dari 100 kapal di sekitar rantai pulau pertama, wilayah yang membentang dari Jepang, Taiwan, hingga Filipina. Rezim China mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya meski tak pernah sekalipun memerintahnya. Presiden Taiwan menolak klaim kedaulatan Beijing dan menegaskan bahwa hanya rakyat Taiwan yang berhak menentukan masa depan mereka.

