Ketegangan perdagangan AS-China mulai mereda. Tarif yang tinggi mulai dicabut, pasar merespon dan ekonom merevisi pandangan mereka. Ini menyusul laporan terbaru Departemen Keuangan AS yang menyatakan uang yang dikumpulkan bea cukai AS meroket pada bulan April, mencapai 7,6 miliar dolar lebih banyak dari bulan sebelumnya. Total pendapatan tarif juga mencapai rekor 16,3 miliar dolar di bulan itu. Waktu dari pencabutan tarif AS-China ini sangat penting bagi bisnis AS dan produsen China.
Pada perkembangan besar hari Senin, AS dan China mencapai gencatan senjata sementara dalam perang dagang. Kedua belah pihak sepakat saling menghentikan tarif yang tinggi selama 90 hari. Langkah ini berdampak di Wall Street, bank-bank besar dan perusahaan pialang merevisi perkiraan ekonomi mereka.
JP Morgan kini memproyeksikan pertumbuhan ekonomi AS sebesar 0,6% pada 2025, naik dari estimasi sebelumnya sebesar 0,2%. Risiko resesi juga turun hingga di bawah 50%. Di Goldman Sachs, bank tiu memangkas perkiraan resesi AS dari 45% ke 35%, dan menaikkan prospek pertumbuhan PDB 2025 hingga setengah poin persentase, kini memprediksi pertumbuhan 1%.
Barclays bahkan menghapuskan risiko resesi sama sekali. Investor mengamati dengan saksama, berharap optimisme ekonomi memicu pasar saham musim panas. Pada hari Selasa, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menegaskan kembali tujuan pembentukan kembali hubungan perdagangan.
[Scott Bessent, Menteri Keuangan A.S.]:
“Presiden Trump ingin menyeimbangkan kembali ekonomi Amerika kembali ke ekonomi manufaktur dengan manufaktur presisi tinggi. Saya pikir semua orang setuju, termasuk para pemimpin China, bahwa mereka perlu menyeimbangkan kembali ekonomi ke arah yang lebih konsumtif dan ekonomi konsumen.”
Terobosan mengejutkan di Jenewa dimana AS menurunkan tarif atas impor China hingga 30% saat ini. Sebagai tanggapan, China memangkas tarif atas barang-barang AS hingga 10%. Namun, ini tidak mencakup semua. Sebagai bagian dari strategi luas untuk keamanan ekonomi, AS tetap berpegang teguh pada tarif untuk barang-barang penting demi swasembada mereka di sektor-sektor utama.
[Scott Bessent, Menteri Keuangan A.S.]:
“Kita telah menjadi sangat tidak ber-swasembada, baik itu obat-obatan, semikonduktor, Anda tahu, area strategis lainnya. Jadi, Amerika Serikat akan membawa pulang industri-industri itu.”
Sementara itu, beberapa keringanan akan datang bagi konsumen dan usaha kecil. Tarif untuk paket bernilai rendah yang sebelumnya termasuk kategori de-minimis, dipotong dari 120% ke 54%. Ada juga biaya tetap minimum sebesar 100 dolar per pengiriman.
Bagi bisnis besar, gencatan senjata perdagangan AS-China ini terjadi di waktu yang sangat penting, karena bulan Mei biasanya merupakan waktu ketika pengecer Amerika menempatkan pesanan liburan akhir tahun yang besar, menjadikan jeda tarif sebagai dorongan bagi rantai pasokan global.

