Fokus

Penyintas Pengambilan Organ Paksa China, Angkat Bicara

Pengambilan organ paksa secara sistematis oleh rezim China dari tahanan hati nurani yang masih hidup.

Ada banyak korban namun belum ada penyintas yang diketahui, hingga saat ini.

Kemungkinan besar adalah satu-satunya yang selamat dari pengambilan organ paksa rezim China, menceritakan pengalamannya di sini, di Washington DC.

“Hari ini adalah tentang seorang pria pemberani, Tuan Xi, Cheng Peiming.”

Peiming Cheng mengatakan otoritas China pernah mencoba mengambil organnya secara paksa dalam sebuah operasi, satu kali pada tahun 2004, dan sekali lagi pada tahun 2006.

Tanpa persetujuannya, mereka mengambil bagian paru-paru dan hatinya, yang dapat digunakan untuk transplantasi pada pasien anak-anak.

“Saya telah ditangkap dan dianiaya secara sewenang-wenang oleh pemerintah PKC lima kali. Pada bulan Desember 2001 Saya dijatuhi hukuman 8 tahun penjara, dalam siding tontonan. Setelah itu Saya mengalami lebih banyak penyiksaan termasuk organ tubuh saya diambil secara paksa.”

Cheng adalah penganut latihan spiritual Falun Gong, yang juga dikenal sebagai Falun Dafa.

Yang mana karena popularitas latihan tersebut, rezim China melancarkan penganiayaan brutal terhadapnya pada tahun 1999, dan terus berlanjut hingga hari ini.

Para praktisi Falun Gong di China telah dipenjara, disiksa dan dibunuh.

Pada Maret 2020, Pengadilan China di London memutuskan, bahwa terbukti, pengambilan organ paksa telah dilakukan selama bertahun-tahun di seluruh China dalam skala yang signifikan, dan bahwa praktisi Falun Gong telah menjadi salah satu, dan kemungkinan adalah sumber utama pasokan organ dalam praktik tersebut.

Lebih banyak artikel Fokus, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

Saksikan Shen Yun via streaming di Shen Yun Creations

VIDEO REKOMENDASI