Menteri Keuangan AS Scott Bessent berkata semua opsi tersedia dalam perundingan perdagangan China. Putaran berikutnya bisa terjadi paling cepat bulan Oktober. Gencatan tarif kini berlaku hingga November, namun kartu apa yang masih bisa dimainkan oleh kedua belah pihak? Simak ulasannya.
Awal pekan ini, Presiden Trump mengatakan perguruan tinggi AS akan kesulitan tanpa mahasiswa China. Ia mengusulkan menerima 600.000 mahasiswa sebagai bagian dari perundingan dagang dengan China. Namun, Gedung Putih mengklarifikasi bahwa tidak ada perubahan pada kebijakan visa pelajar AS saat ini. Angka 600.000 yang disebutkan Trump bukanlah visa baru, melainkan total visa pelajar yang dikeluarkan selama 2 tahun. Saat ini sekitar 270.000 mahasiswa China sedang belajar di AS.
Selain itu, Departemen Keamanan Dalam Negeri kini mengusulkan batasan baru. Mahasiswa asing dan pengunjung pertukaran dibatasi hingga empat tahun. Jurnalis asing hingga 8 bulan, namun jurnalis China hanya diizinkan hingga 90 hari. China dengan cepat menolak rencana AS untuk memangkas durasi visa bagi mahasiswa dan media. Ini adalah salah satu contoh bagaimana visa pelajar telah menjadi alat tawar-menawar potensial dalam perundingan perdagangan AS-China.
AS dan China telah memperpanjang jeda tarif mereka dua kali. Tarif AS untuk barang-barang China kini mencapai 55%, sementara tarif Beijing untuk produk Amerika berkisar 32%. Di sektor pertanian, Asosiasi Kedelai Amerika memperingatkan bahwa China belum membeli kedelai AS untuk beberapa bulan ke depan. Sementara di sektor chip canggih, Gedung Putih baru-baru ini mencabut larangan ekspor chip H20 Nvidia ke China.
Mengenai logam tanah jarang, Presiden Trump minggu ini memperingatkan bahwa setiap upaya mengekang ekspor tanah jarang dapat memicu tarif hingga 200% atas impor China.
Mengenai denuklirisasi, China menyebut usulan Trump untuk melibatkan Beijing dalam perundingan senjata nuklir dengan Rusia tidak masuk akal dan tidak realistis. Akhir pekan ini, China akan menjamu para pemimpin tingkat tinggi dari India dan Rusia. Beberapa hari yang lalu, Xi menyampaikan kepada para pejabat Rusia yang berkunjung bahwa China dan Rusia harus bersatu untuk memimpin negara-negara belahan bumi selatan, di Asia, Afrika, dan Amerika .
Sementara itu, AS mengandalkan sekutunya untuk melawan praktik perdagangan China. Pada Maret, Menteri Keuangan Scott Bessant mendesak Kanada dan Meksiko untuk menyamai tarif AS terhadap China, menciptakan benteng Amerika Utara terhadap impor China.
Selain tarif, negosiasi AS-China di masa mendatang diharapkan juga akan membahas kontrol ekspor teknologi, tinjauan investasi, dan pembelian minyak yang dikenai sanksi.
