Fokus

Peringatan Parlemen Kanada: Represi Transnasional China

Pelanggaran hak asasi manusia, di dalam dan luar negeri.

Seorang pejabat Kanada berbicara di Capitol Hill minggu ini untuk berbagi pengalamannya menjadi sasaran Partai Komunis China di tanah Kanada.

Pada hari Selasa, anggota parlemen Kanada Michael Chong mengunjungi anggota parlemen AS untuk memperingatkan tentang China.

Dan dia mempunyai dua tujuan: berbagi cerita dan mendiskusikan solusi kebijakan.

Chong telah lama menyuarakan keprihatinan terkait pelanggaran HAM yang dilakukan rezim China terhadap minoritas Uighur di wilayah Xinjiang.

Dia juga mendesak pemerintah Kanada untuk melarang Huawei, raksasa telekomunikasi China.

Dan karena alasan itu, dia menjadi sasaran PKC.

“Pada Mei tahun ini, saya mengetahui bahwa seorang diplomat RRC yang bekerja di konsulat RRC di Toronto sejak tahun 2020 telah mengumpulkan informasi untuk lebih menargetkan saya dan keluarga saya di Hong Kong.”

Dia mengatakan selain diancam oleh pejabat China, PKC juga melakukan kampanye pencorengan di media sosial untuk memfitnah namanya.

Chong bukan satu-satunya pembuat kebijakan yang menghadapi reaksi keras dari rezim China.

Anggota Kongres AS, Chris Smith menerima ancaman serupa.

Alasannya? Karena ingin melakukan penyelidikan terhadap pelanggaran HAM China.

“Mereka mengatakan kepada saya, mereka akan menjadi FBI yang mengawasi media sosial saya, mengawasi hal-hal lain yang berkaitan dengan keuangan, bahwa mereka punya cara mereka sendiri. Risiko bagi saya, dibandingkan risiko bagi para ahli, khususnya bagi mereka yang adalah orang Uighur, atau praktisi Falun Gong, atau seseorang yang telah benar-benar mengangkat isu terkait pelanggaran HAM, mereka dalam kelas mereka sendiri.”

Target lain dari PKC adalah para pembangkang yang tinggal di luar negeri.

Awal tahun ini, FBI menggerebek pos polisi China yang menyamar sebagai pusat layanan di Manhattan.

Otoritas mengatakan bahwa stasiun tersebut ada untuk memantau warga negara China, khususnya para pembangkang di wilayah AS.

Dalam beberapa kasus, mereka juga menekan para pembangkang untuk kembali ke China, termasuk dengan menggunakan kerabat mereka di China untuk membujuk atau mengancam kerabat tersebut.

“Upaya mereka untuk mencuri dan menghancurkan kebebasan berkumpul dan kebebasan berpendapat di sini, di Amerika Serikat, benar-benar tidak dapat diterima.”

Menurut pengawas hak asasi manusia, Safeguard Defenders, ada lebih dari seratus pos polisi PKC yang bertugas aktif di seluruh dunia, itu pada September tahun lalu.

Dan angka sebenarnya kemungkinan besar lebih tinggi dari itu.

“Kantor-kantor polisi ini hanyalah puncak gunung es dari segala sesuatu yang terjadi sehubungan dengan penindasan transnasional yang dilakukan oleh Republik Rakyat China.”

Antara April 2021 hingga Juli 2022, otoritas China telah “membujuk” 230 ribu warga negara China, untuk kembali dan menghadapi tuntutan pidana.

Tuan Chong menambahkan bahwa Kanada berupaya untuk bertukar informasi legislatif dengan AS untuk melawan tindakan koersif China di luar negeri.

Lebih banyak artikel Fokus, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI

Saksikan Shen Yun via streaming di Shen Yun Creations

Lebih banyak informasi tentang Shen Yun silahkan kunjungi: shenyun.com