Fokus

Peringatan Seorang Warga Tiongkok untuk Dunia, Terkait COVID-19

Qi Zhihua adalah orang Tiongkok pemilik bisnis, mengambil resiko besar untuk dirinya dan keluarganya, dia berbicara dengan media saudari kami, The Epochtimes, untuk memberi peringatan pada dunia, perihal Partai Komunis Tiongkok.

Qi: “Menjauhlah dari Partai Komunis Tiongkok! Menjauhlah dari kejahatan! Begitulah caranya Anda akan selamat.”

Qi sedang mengunjungi keluarganya di Australia ketika wabah dimulai, salah satu temannya bekerja di penjara Tiongkok, dan mengatakan bahwa jumlah kematian, dilaporkan lebih sedikit hingga 15 kali lipat.

Qi: “(Pemerintah) melaporkan sekitar 200 kematian, itu bukan angka sebenarnya, sebetulnya adalah lebih dari 3.000 kematian. Namun pemerintah kota tidak memperbolehkan (angka sebenarnya) untuk dilaporkan, begitu juga dengan pemerintah tingkat provinsi. Mereka tidak memperbolehkannya.”

Pada bulan Maret, NTD mendapat kabar dari warga Wuhan, bahwa pasien telah dikirim untuk dikremasi bahkan sebelum pasien itu meninggal, Qi juga mengangkat hal ini.

Qi: “Itu terlalu kejam, Anda tidak bisa membayangkan betapa kejamnya Partai Komunis Tiongkok.”

Qi mengatakan bahwa dia selalu sadar akan ancaman PKT. Keluarganya mati kelaparan saat masa kelaparan hebat di Tiongkok, di tahun 1960. Orangtua temannya dipenjara karena mereka memeluk agama Kristen.

Qi: “Bagi negara seperti Italia, Iran, Inggris, Jerman, Amerika dan beberapa di Wall Street, mereka dengan wabah yang serius, mereka terlalu dekat dengan Partai Komunis Tiongkok. Mereka berjalan terlalu dekat dengan si pembunuh.”

Dia mengatakan bahwa dunia harus meminta pertanggungjawaban dari rejim komunis dan menuntutnya di pengadilan internasional.

Lebih banyak berita tentang wabah pneumonia akibat infeksi COVID-19 dari Wuhan, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.