Site icon NTD Indonesia

Perpanjangan Tangan PKC di Tanah Amerika Serikat

Seiring meningkatnya kewaspadaan akan meluasnya jangkauan penindasan rezim PKC, seberapa jauhkah? Alat apa yang digunakan rezim ini bahkan di tanah AS? Saksikan siaran khusus NTD yang akan mengulas perang terselubung Partai Komunis China di AS. Bersama kami sudah hadir Steve Lance, pembawa acara Capital Report.

Reporter:

“Steve Lance, terima kasih dan senang sekali Anda bisa hadir disini.

[Steve Lance, Kepala Biro NTD News, pembawa acara Capital Report] :

“Terima kasih “

Reporter:

“Saya kira ini pertama kalinya saya mewawancarai Anda, saya dengar Anda akan segera merilis laporan khusus dengan tema “Perang Terselubung PKC Dalam Wilayah AS.” Apa kejutan terbesar Anda saat membuat program ini?

[Steve Lance, Kepala Biro NTD News, pembawa acara Capital Report] :

“Yah, itu pertanyaan yang cukup sulit karena ada begitu banyak hal yang akan diungkap. Mungkin salah satu kejutan terbesar adalah betapa seriusnya masalah ini, namun banyak orang yang masih tidak sadar, bahkan di jajaran pemerintah dan media kita sendiri. Dan fakta bahwa Partai Komunis China berhasil menjangkau institusi media paling bergengsi seperti The New York Times atau bahkan ke lembaga federal kita, ini sungguh mengejutkan, dan ini cukup menakutkan. Saya pikir kita sudah lama tahu bahwa infiltrasi dan pengaruh Partai Komunis China telah menyebar di berbagai sudut. Kita melihat Institut Konfusius di universitas-universitas kita. Kita telah melihat TikTok, bagaimana algoritma Tiktok dapat mengendalikan pikiran warga Amerika. Tapi saya pikir bagi banyak orang, termasuk saya sendiri, sampai saya menemukan kasus khusus ini, rasanya tidak terbayangkan bahwa Partai Komunis China dapat memperluas jangkauan dan pengaruhnya ke lembaga-lembaga federal Amerika Serikat, dan saya pikir itu salah satu hal yang paling mengejutkan.”

Reporter:

“Inti dari laporan khusus Anda membahas tentang latihan meditasi spiritual Falun Gong atau Falun Dafa. Bisa Anda jelaskan mengapa latihan ini menjadi sasaran utama PKC di Amerika?”

[Steve Lance, Kepala Biro NTD News, pembawa acara Capital Report] :

“Ya, penganiayaan yang terjadi di China dibawah instruksi kementrian keamanan publik utamanya menyasar Falun Dafa. Apakah Falun Dafa atau Falun Gong itu? Adalah latihan spiritual berdasarkan ajaran Buddhis dengan tiga prinsip utama: sejati, baik, sabar. Latihan ini diperkenalkan ke khalayak umum oleh pendirinya, Mr Li Hongzi, pada tahun 1992. Dan menjadi sangat popular di China. Lalu menyebar ke seluruh pelosok negeri menjelujur ke seluruh jenjang sosial, dari pejabat pemerintah tingkat tertinggi hingga bankir, nelayan dan bahkan kaum tani di pedesaan semua ikut berlatih.

Baru pada tahun 1998, enam tahun setelah diperkenalkan, saat itu PKC mengadakan sensus dan menemukan bahwa di China sendiri, ada 70 hingga 100 juta orang yang berlatih, dan jumlah itu melebihi jumlah anggota Partai Komunis. Akibat popularitasnya yang luar biasa, presiden China saat itu, Jiang Zemin, menjadi sangat cemburu, kesal dan merasa terancam, akhirnya memulai kampanye penindasan secara nasional. Selain kerja paksa dan penyiksaan, yang kemudian berkembang menjadi apa disebut kejahatan paling biadab terhadap kemanusiaan, pengambilan organ paksa hidup-hidup, serta ada juga sejumlah besar propaganda yang diluncurkan PKC untuk mencemarkan nama Falun Gong.

Hal inilah yang mendorong komunitas Falun Gong mendirikan berbagai lembaga atau media untuk meningkatkan kesadaran masyarakat luar China mengenai kekejaman yang terjadi di China, misalnya surat kabar The Epoch Times, yang didirikan oleh praktisi Falun Gong, NTD, ada juga pertunjukan seni Shen Yun. Anda mungkin pernah melihat iklan mereka bertuliskan, “China Sebelum Komunisme.” Ini merupakan tanggapan diaspora atas penganiayaan yang sangat minim pemberitaan, dalam beberapa kasus bahkan ada beberapa media besar Barat yang melansir narasi Beijing.

Partai Komunis China telah jelas melihat bahwa upaya mereka untuk mencoreng nama baik Falun Gong di seluruh dunia mulai terbongkar kebenarannya. Karena itu, PKC mulai mengaktifkan jaringan mata-mata mereka di Amerika untuk menargetkan kelompok-kelompok ini. Contohnya, bus rombongan Shen Yun sering mengalami pecah ban saat tur keliling Amerika. Bahkan, tahun ini saat Shen Yun akan tampil, mereka mengirim ancaman bom ke beberapa teater, termasuk Kennedy Center di Washington D.C., yang akhirnya terbukti berasal dari China. Jadi, PKC telah melakukan berbagai cara untuk menindas kelompok spiritual ini baik di Amerika Serikat maupun di negara-negara lain.”