Site icon NTD Indonesia

Produsen Energi Hijau China Terusir dari AS: Efek ‘One Big Beautiful Bill’ Trump

Investor Amerika meraup keuntungan besar setelah Presiden Trump mengusir produsen energi bersih asal China. Mereka memborong aset senilai miliaran dolar berupa pabrik energi bersih China dan keahlian teknisnya di AS, menurut majalah The Economist. Beberapa aset dijual dengan diskon hingga 40%.

Perusahaan AS Corning membeli pabrik panel surya milik China di Arizona tahun lalu. Perusahaan China Boway menjual pabriknya di North Carolina Mei ini, 15% di bawah biaya produksi.

Sejak tahun lalu, hampir 9 miliar dolar investasi energi bersih China di AS telah dibatalkan, ditangguhkan atau dijual ke investor AS.

Skenario ini tidak diperkirakan oleh produsen energi bersih China empat tahun lalu. Di China, mereka terjepit perang harga sengit, sementara insentif pajak di AS sangat menarik. Walau insentif itu dimaksudkan untuk mendukung manufaktur energi bersih dalam negeri, UU tidak melarang perusahaan China mendapatkan manfaat.

Para kritikus berkata pembayar pajak AS seharusnya tidak mensubsidi perusahaan China, dimana komponen surya asal China disinyalir menimbulkan masalah keamanan nasional.

Investasi China di proyek-proyek energi hijau AS sangat besar, dengan total lebih dari 15 miliar dolar dari 2022 hingga 2024.

Insentif tersebut tidak berlangsung lama, Presiden Trump menghentikannya dengan RUU “One Big Beautiful” yang ia tandatangani menjadi UU pada Juli lalu. Ini telah membuat perusahaan energi bersih China berhenti menerima subsidi pajak, memberikan pukulan yang besar.

Ini berarti mereka kehilangan lebih dari $350 juta dalam bentuk kredit pajak tiap tahunnya. Pihak Boway China mengatakan bahwa pabriknya di North Carolina tidak lagi menguntungkan, dan bagi mereka yang mampu bertahan, bersaing dengan pemain domestik yang disubsidi adalah perjuangan berat. Beberapa produsen energi bersih China sedang menjajaki alternatif, seperti membentuk usaha patungan dengan mitra lokal.