Fokus

Protes Hong Kong Berlanjut, 380.000 Massa Kembali Bentrok dengan Polisi

Polisi Hong Kong menembakan gas air mata kepada warga. (PHILIP FONG/AFP via Getty Images)

Protes anti-Tiongkok Hong Kong telah mencapai klimaks yang lain. Pada sore hari tanggal 1 Desember, 380.000 orang Hong Kong mengadakan parade “Jangan Lupa Apa yang Dicita-citakan Pada Awalnya” di Tsim Sha Tsui. Konfrontasi dengan polisi pecah satu jam kemudian setelah dimulainya acara.

Polisi Hong Kong menembakkan gas air mata dan menyemprotkan semprotan merica untuk mengusir orang-orang. Parade dihentikan lebih awal. Selanjutnya, konfrontasi dengan polisi pecah di banyak tempat di Hong Kong. Polisi Hong Kong menembakkan gas air mata dan menangkap banyak orang.

380.000 orang HK berparade ” Jangan Lupa Apa yang Dicita-citakan Pada Awalnya”
di Tsim Tsa Tsui pada tanggal 1 Desember. (Chris McGrath/Getty Images)

Parade awalnya dimulai dari ruang terbuka di luar the Clock Tower, di Tsim Sha Tsui, Kowloon, dan di sepanjang Salisbury Road, serta melalui Tsim Sha Tsui Waterfront Gardens (Taman Tepi Laut Tsim Sha Tsui ) ke Hung Hom Sports Center.

Massa membawa slogan “Musnahkan Partai Komunis Tiongkok” (The Epoch Times)

Di sepanjang jalan, orang-orang meneriakkan slogan: “lima tuntutan utama, tidak boleh dikurangi satupun.” Namun, satu jam setelah parade dimulai, suasana menjadi tegang. Polisi menggunakan semprotan merica di Nathan Road untuk membubarkan warga, sementara warga meneriakkan slogan-slogan untuk memprotes, dan ada juga perdebatan antara warga dengan polisi.

Sekitar pukul 5 sore, polisi menembakkan bom gas air mata di luar Salisbury Road Space Museum tanpa memberikan peringatan terlebih dahulu. Sejumlah besar Pasukan Taktis Khusus (Special Tactical Squad) menerobos ke Salisbury Park dan menembakkan tembakan merica pada massa, dua orang pengunjuk rasa ditangkap.

Sekitar pukul 6.30 malam, polisi menerobos masuk ke Whampoa Garden Private Estate dan menangkap setidaknya satu orang. Menjelang malam, polisi anti huru-hara maju ke persimpangan Hung Hom Road di Dean Street, menembakkan beberapa granat gas air mata, serta menembakkan peluru karet ke warga dan wartawan yang berkumpul di bagian gang jalan tersebut. Tindakan polisi ini menyebabkan banyak ketidakpuasan di lingkungan warga tersebut.

1 Des malam, polisi Hong Kong menembakan gas air mata di berbagai tempat kepada warga.
(PHILIP FONG/AFP via Getty Images)

Setelah protes di hari Minggu, hari berikutnya ratusan pekerja kantoran Hong Kong di distrik perkantoran berkumpul untuk protes “jam makan siang”, dan kembali ke kantor mereka setelah demonstrasi solidaritas selesai. Tidak ada konfrontasi yang terjadi dalam reli dua jam ini, walaupun banyak para pekerja kantoran yang berkata bahwa mereka akan berdemo penuh sepanjang minggu.

Sementara di hari ini (3/12), para pekerja kantoran kembali terlihat di kegiatan protes harian mereka di Central, Tsuen Wan dan Cheung Sha Wan, meneriakkan slogan “Bebaskan Hong Kong, Revolusi Zaman Kami”. (ntdtv/lin/jul)