Fokus

Puluhan Kontraktor Pertahanan Mengunjungi Taiwan

Sekitar 30 kontraktor pertahanan AS berada di Taiwan.

Kelompok ini diperkirakan akan mengunjungi Presiden, serta pembuat senjata utama Taiwan.

Mereka juga berencana menghadiri Forum Pertahanan untuk membahas proyek pengembangan kapal perang dan drone Taiwan.

Perwakilan Lockheed Martin dan Raytheon juga termasuk dalam kelompok itu, meski kunjungan tersebut tidak diumumkan sebelumnya.

Kunjungan itu terjadi 2 minggu setelah China memberikan sanksi kepada Boeing dan dua perusahaan pertahanan AS, terkait penjualan senjata ke Taiwan, pada hari yang sama ketika presiden baru negara tersebut dilantik.

Washington terikat oleh hukum untuk menjual senjata ke Taiwan, agar Taiwan mampu mempertahankan dirinya sendiri.

Penting untuk dicatat bahwa CEO Raytheon, Greg Hayes mengatakan tahun lalu, bahwa tidak mungkin bagi perusahaannya untuk memisahkan diri dari China, karena perusahaan tersebut memiliki ribuan pemasok di China.

Dia menambahkan bahwa dia yakin, hal ini berlaku untuk semua orang.

Raytheon adalah salah satu perusahaan pertahanan terbesar di AS.

Pembuat chip terkemuka di dunia, mengatakan bahwa mereka tidak akan meninggalkan Taiwan.

Perusahaan Taiwan, TSMC, mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka telah membahas untuk meninggalkan pulau itu karena ancaman dari China, tapi memindahkan pabrik microchipnya adalah tidak mungkin dilakukan.

AS membeli hampir seluruh chip pabrikan kelas atasnya dari Perusahaan itu.

Hampir seluruh kapasitas produksinya berada di Taiwan, tapi sebuah laporan Bloomberg mengatakan bulan lalu, bahwa peralatan lini produksi TSMC dapat dimatikan dari jarak jauh jika terjadi invasi.

Pemasok utama perusahaan untuk mesin chip: Perusahaan Belanda, ASML, mengonfirmasi bahwa peralatan dapat dikendalikan dari jarak jauh.

Rezim China menganggap Taiwan sebagai bagian dari China meski tidak pernah memerintah pulau tersebut.

Rezim China mengirimkan puluhan pesawat dan kapal perang untuk mengepung Taiwan bulan lalu, setelah presiden baru Taiwan, William Lai, mengatakan bahwa dia mendukung kemerdekaan pulau tersebut.

Lebih banyak artikel Fokus, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

Saksikan Shen Yun via streaming di Shen Yun Creations

VIDEO REKOMENDASI