Fokus

Restoran Apung Ikonik Hong Kong Disingkirkan karena Kekurangan Dana

Sebuah landmark, restoran apung, sedang dalam masalah di Hong Kong,

Restoran itu telah menyajikan masakan ala Kanton ke Ratu Elizabeth II, Tom Cruise, serta jutaan pengunjung.

Restoran itu ditarik dari pelabuhan kota pada hari Selasa lalu, karena kekurangan dana.

Ini terjadi setelah berbulan-bulan pembatasan ketat di bawah kebijakan Nol-Covid Tiongkok.

Warga Hong Kong mengucapkan selamat tinggal pada Jumbo Seafood Restaurant yang ikonik, pada hari Selasa, saat ditarik dari rumahnya selama 46 tahun. banyak yang kecewa melihatnya pergi.

“Saya biasa pergi ke sana untuk makan siang ketika saya masih muda, dan itu adalah tempat makan yang sangat istimewa saat itu.”

“Orang tua saya membawa saya ke sini untuk makan saat masih anak-anak. Jadi, ini adalah ingatan yang sangat mendalam. Saya merasa sangat disayangkan bahwa aset paling berharga di Hong Kong berangsur-angsur menghilang.”

Restoran terapung besar ini dirancang seperti istana kekaisaran Tiongkok, dan dikenal dengan masakan Kanton serta hidangan lautnya.

Restoran ini melayani lebih dari 30 juta tamu sejak didirikan pada tahun 1976.

Namun Jumbo Floating Restaurant terpaksa ditutup pada tahun 2020 karena lockdown pandemi Tiongkok, dan semua staf diberhentikan.

Restoran ini kemudian menjadi beban keuangan bagi pemegang saham karena jutaan dolar dihabiskan setiap tahun untuk inspeksi dan pemeliharaan, meskipun restoran itu tidak beroperasi.

Pemimpin Hong Kong Carrie Lam sebelumnya menolak saran untuk menyelamatkan restoran, meskipun ada seruan dari anggota parlemen untuk melestarikan landmark ikonik tersebut.

“Jika restoran itu pergi, pasti ada rasa kehilangan, tidak hanya bagi orang-orang yang tinggal di sekitar area ini, tapi juga untuk seluruh Hong Kong. Di mana lagi di dunia ini ada restoran terapung seperti itu? Saya rasa tidak ada yang tersisa.”

Tidak jelas di mana Jumbo akan berlabuh selanjutnya.

Menurut penyiar lokal, RTHK, perusahaan induknya telah mengamankan lokasi parkir yang cocok di luar Hong Kong, tapi telah menolak untuk mengungkapkan ke mana itu akan dikirim.

Juga pada hari Selasa, Kepala Eksekutif Hong Kong yang akan keluar, Carrie Lam, mengatakan bahwa telah ada seruan, agar pemerintah melonggarkan langkah-langkah pencegahan pandemi-nya.

Namun pemerintah mengutip “tidak akan memberikan satu inci pun.”

Ini terjadi terlepas dari kenyataan bahwa kasus virus baru Hong Kong hanya memiliki gejala ringan.

Juga diyakini bahwa pemimpin Tiongkok, Xi Jinping akan mengunjungi Hong Kong pada 1 Juli untuk menghadiri peringatan 25 tahun penyerahan Hong Kong ke Tiongkok.

Lebih banyak artikel Fokus, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI