Site icon NTD Indonesia

Senator A.S. : Saatnya Hentikan Industri Perampasan Organ Partai Komunis China

Senator AS Ted Cruz mengkritik Partai Komunis China atas pelanggaran HAM yang masih berlanjut, yaitu pengambilan organ secara paksa. Cruz menulis di X minggu ini bahwa penganiayaan China pada praktisi Falun Gong, yaitu target utama kejahatan tersebut, adalah serangat pada kebebasan beragama dan hak asasi manusia. Ia menyerukan dihentikannya industri pengambilan organ yang disponsori negara ini.

Pengambilan organ oleh Partai Komunis China digunakan sebagai bisnis, dengan membunuh tahanan yang sehat dan menjual organ mereka demi keuntungan. Banyak dari tahanan ini praktisi meditasi spiritual Falun Gong yang dipenjara karena keyakinan mereka. Pada 2019, pengadilan China di London menyimpulkan bahwa rezim China telah mengambil organ secara paksa dari tahanan hati nurani selama bertahun-tahun dalam skala besar, dan praktisi Falun Gong terdaftar sebagai sumber utama organ tersebut.

Anggota Kongres Chris Smith, bekerja selama bertahun-tahun untuk meningkatkan kesadaran akan masalah tersebut.

[Chris Smith, Anggota Kongres A.S.]:

“Sebuah kebenaran mengerikan yang dilakukan oleh Xi Jinping dan Partai Komunis China. Mereka membunuh puluhan ribu, puluhan ribu orang muda, orang-orang Uighur, praktisi Falun Gong, dan beberapa lainnya untuk mencuri organ mereka.”

Falun Gong, juga dikenal sebagai Falun Dafa, adalah praktik meditasi spiritual dengan gerakan lembut dan berdasarkan pada prinsip Sejati, Baik, dan Sabar. Sebelum rezim China mulai menganiaya pada tahun 1999, diperkirakan 100 juta orang berlatih Falun Gong. Jumlah itu melebihi jumlah anggota PKC. Rezim otoriter tidak dapat menoleransi kelompok yang lebih besar darinya, dan mereka khawatir bahwa praktek itu akan menumbuhkan keyakinan spiritual dan kebebasan berpikir pada warga negara China, nilai-nilai yang bertentangan dengan ideologi komunis. PKC meluncurkan kampanye nasional untuk menghancurkannya, yang masih berlanjut hingga saat ini.