Fokus

Seorang Warga Wuhan Berencana Menuntut Para Pejabat yang Mengakibatkan Wabah COVID-19 Terjadi

Virus telah menghilangkan mungkin ribuan atau bahkan puluhan ribu nyawa, hanya di Wuhan saja.

Kini satu warga Wuhan, ingin menuntut seorang pejabat setempat untuk bertanggung jawab, atas kerugian besar yang diakibatkannya.

Seorang supir Taxi di Wuhan kehilangan Ibunya akibat virus PKT. Kini dia ingin agar pemerintah memberikan kompensasi. Dia berbicara kepada media saudari kami, Epochtimes bahasa Mandarin. Kami menggunakan nama samaran Zhang, dan suaranya disamarkan untuk melindungi identitasnya.

Zhang: “Saya telah merekam seluruh proses saat membawanya (Ibunya) ke rumah sakit. Saya punya videonya, dan saya punya tanda terimanya. Kini saya masih belum bisa keluar; ketika saya bisa, saya akan mencari pengacara, bahkan menuntut rejim ini untuk kompensasi. Ini bukan bencana alam, ini bencana buatan manusia.”

Dia membawa Ibunya ke 3 RS, di RS terakhir, mereka menunggu seharian untuk mendapatkan ranjang. Tidak lama setelah Ibunya diterima, kondisinya menjadi kritis dan dia meninggal.

Dia menyalahkan para pejabat Wuhan karena menutupi wabah di masa awal. Pertama, menyembunyikan bahwa wabah itu terjadi, dan kedua mengatakan bahwa virus itu tidak menular dari manusia ke manusia.

“Mereka menekan 8 orang pengungkap pertama. Biro keamanan publik mengatakan bahwa 8 orang itu menyebarkan gosip. Tentu saja, kita percaya pada biro keamanan publik. Kemudian seorang ahli muncul dan berkata: ‘Virus ini tidak bisa menular dari manusia ke manusia, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.’ Begitulah ceritanya bagaimana kemudian kondisi di Wuhan menjadi sangat buruk. Ini sepenuhnya akibat tindakan tidak bertanggung jawab dari para pejabat pemerintah.”

Dia menunjuk satu orang yang secara khusus pantas untuk disalahkan. Sekretaris partai komunis rumah sakit pusat Wuhan.

Zhang: “Sekretaris partai di RS pusat, dia tidak memperbolehkan para dokter untuk berbicara tentang virus tersebut. Mereka bahkan tidak diperbolehkan mengenakan masker wajah. Itulah sebabnya mengapa RS pusat menderita kerugian paling parah.”

Zhang mengatakan bahwa para pejabat itu, dan khususnya sekretaris partai itu, harus bertanggung jawab atas bencana ini.

“Bagi orang biasa, jika Anda mengemudi di bawah pengaruh sesuatu dan membahayakan publik, Anda akan dihukum sedikitnya 6 bulan, bahkan sekalipun tidak melukai siapapun. Apa yang dia lakukan telah menyebabkan banyak kematian.”

Dia menambahkan, sejak Ibunya sakit, dia harus berurusan dengan bermacam pejabat PKT. Dia mengatakan bahwa berdasarkan pengalamannya, para pejabat itu akan mengelak disalahkan, daripada bertanggung jawab penuh atas apa yang mereka lakukan.

Lebih banyak berita tentang wabah pneumonia akibat infeksi Covid-19 dari Wuhan, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.