Fokus

Serangan AS ke Venezuela Tak Akan Dicontoh China untuk Taiwan

Keputusan Presiden Trump untuk menyerang Venezuela dan menangkap Nicholas Maduro telah memicu perdebatan di kalangan pakar kebijakan luar negeri. Mereka membandingkan ini dengan China terkait invasi Taiwan, mempertanyakan apakah Beijing akan melihatnya sebagai model. Namun yang lain berspekulasi bahwa operasi AS baru-baru ini bukanlah strategi China untuk Taiwan.

Menurut Dewan Hubungan Luar Negeri, alasan paling mendasar China belum bergerak ke Taiwan adalah kurangnya kepercayaan secara militer. Analis juga berkata operasi AS di Venezuela berbeda dari tujuan Beijing. Meski Trump berkata AS akan mengendalikan Venezuela untuk sementara waktu, namun ia tidak berniat mengambil alih secara permanen. Berbeda dengan China yang mengklaim masalah Taiwan adalah masalah internal, bertujuan menyingkirkan kepemimpinan demokratis Taiwan dan memerintahnya tanpa batas waktu.

Sementara itu, AS berkata akan mendukung Taiwan jika itu terkait kepentingan nasional yang vital. Sekutu AS juga berkata akan mendukung Washington di Selat Taiwan, baik untuk diri mereka sendiri maupun menjaga keseimbangan regional.

Untuk saat ini para analis percaya Beijing akan tetap bersabar, terutama jika mereka melihat tindakan Washington di Venezuela sebagai pengalih perhatian, daripada keuntungan strategis jangka panjang.