Fokus

Slovenia Berencana Membuka Kantor Perwakilan Taiwan

Beijing mengatakan “sangat terkejut” atas rencana baru Slovenia dengan Taiwan.

Itulah tanggapan Kemenlu Tiongkok pada Rabu lalu, setelah perdana menteri negara Eropa itu mengatakan dalam sebuah wawancara Senin lalu, bahwa dia membidik rencana untuk membuka kantor perwakilan Taiwan di Slovenia, sebuah langkah yang mirip dengan Lithuania.

PM Slovenia: “Sebenarnya kami sedang bekerja untuk bertukar perwakilan… Jika kami memiliki koalisi yang lebih kuat di tahun-tahun sebelumnya, saya pikir kami akan telah mendirikan kantor perwakilan perdagangan seperti itu di masa lalu.”

Perdana menteri tersebut tidak mengatakan nama apa yang mereka rencanakan untuk diberikan kepada kantor perwakilan itu.

Dan meskipun penamaan Kantor Perwakilan Taiwan Lituania menarik kemarahan dari Beijing, pemimpin Slovenia tersebut mengatakan, nama itu tidak penting.

Sang perdana menteri juga menyatakan posisinya atas Taiwan.

Dia mengakui kedaulatan pulau itu dan mengatakan Taiwan adalah “penerus sah” Tiongkok.

Menambahkan bahwa dia mendukung kemerdekaan Taiwan.

PM Slovenia: “Anda bertanya tentang Taiwan… Untuk semua orang, yang mengetahui sejarah, dan tahu bahwa penerus sah Tiongkok, Anda tahu, adalah apa yang tersisa dari Tiongkok, yang melarikan diri ke Taiwan. Bahwa kami mendukung keputusan berdaulat rakyat Taiwan… Jika orang Taiwan ingin hidup secara merdeka, kami di sini untuk mendukung juga posisi ini.”

Media pemerintah Tiongkok mengecam keras pernyataan perdana menteri tersebut, mengatakan dia memimpin Slovenia ke “ladang ranjau.”

Sebaliknya, Taiwan menyambut baik komentarnya.

Seorang jubir Kemenlunya mengatakan, mereka menghargai pernyataan perdana menteri yang “penuh wawasan”.

Lebih banyak artikel Fokus, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI