Site icon NTD Indonesia

Sumber Internal: Beijing Khawatir Serangan Atas Iran Picu Pemberontakan Nasional

Informan mengatakan Beijing takut serangan atas Iran bisa memicu pemberontakan di China. Kami punya bocoran seputar apa yang dilakukan pejabat demi mempertahankan kendali kekuasaan.

Ini merupakan minggu yang berat bagi para pejabat tinggi Beijing. Sejak AS dan Israel meluncurkan operasi Epic Fury terhadap Iran, seorang informan dalam badan pengawas tertinggi politbiro PKC mengatakan para pejabat tinggi telah melakukan beberapa kali pertemuan rahasia tentang situasi Iran. Sumber itu mengatakan para pejabat diminta untuk mengambil hikmah dari runtuhnya Uni Soviet. Menariknya, pembandingan sejarah seperti ini adalah sesuatu yang langka dilakukan rezim dalam pertemuan internal partai.

Sumber tersebut juga menyampaikan bahwa PKC tengah berada dalam siaga tinggi karena khawatir beberapa protes lokal bisa berkembang menjadi protes skala nasional melawan rezim. Beberapa sumber lain yang enggan disebut identitasnya juga mengonfirmasi pesan serupa.

Sebelumnya NTD telah melaporkan beberapa protes dalam berbagai skala terus pecah di seluruh China, terutama diakibatkan oleh sengketa keuangan dan ketidakadilan sosial. Pihak berwajib dikerahkan penuh untuk menekan banyak dari protes ini. Di Januari saja, protes telah terjadi di 19 provinsi di China, sekitar dua pertiga dari seluruh wilayah provinsi.

Sumber mengatakan PKC tidak ingin ada diskusi pribadi yang membandingkan situasi Iran dengan urusan domestik. Pihak berwajib telah memerintahkan laporan ideologis dari berbagai divisi militer. Pejabat PKC dilaporkan memanggil satu per satu personel militer dan meminta mereka untuk menyatakan sikap mereka terhadap Iran.

Rezim tersebut menganggap pembunuhan mantan pemimpin Iran Ali Khamenei sebagai salah satu gejolak geopolitik paling signifikan dalam dua dekade terakhir. Penilaian tersebut berasal dari sumber pengawas urusan propaganda rezim PKC.