Site icon NTD Indonesia

Taiwan Tembakan Roket Langsung Menghadap China

Untuk pertama kalinya, militer Taiwan menggunakan peluncur roket buatan AS, HIMARS di pantai barat Taiwan. HIMARS adalah sistem peluncur presisi jarak jauh.Lebih dari 30 roket ditembakkan ke perairan yang menghadap langsung ke China. Lokasi ini dianggap sebagai titik pendaratan utama apabila terjadi invasi.

Sebelumnya, Taiwan hanya menggelar latihan tempur di lepas pantai tenggara, sisi yang terjauh dari China. Komandan tempur militer Taiwan berkata tahun ini pasukannya diperintahkan untuk menggelar latihan tempur langsung di sepanjang tepi utara dan selatan Sungai Dao.

Taiwan mengatakan latihan ini bertujuan menguji kemampuan HIMARS buatan AS, sebuah truk peluncur roket dan rudal modular yang dirancang untuk serangan presisi. Sistem ini memungkinkan pasukan menghantam target secara akurat dan segera berpindah tempat guna menghindari serangan balasan.

Pesan Taiwan kepada Beijing tampaknya telah diperhitungkan. Meski dalam latihan ini roket yang ditembakkan hanya berjarak 6 mil dari pantai, namun Taiwan sebenarnya memiliki rudal yang mampu menjangkau daratan China. Sebelumnya, pemerintahan Trump telah menyetujui penjualan lebih dari 80 unit sistem HIMARS dan sekitar 400 rudal jarak jauh ke Taiwan. Latihan ini juga digelar di tengah sinyal keterbukaan Presiden Trump untuk berkomunikasi dengan Presiden Taiwan, sembari mempertimbangkan rencana penjualan senjata senilai 14 miliar dolar AS.

Otoritas Taiwan berkata latihan ini dirancang semirip mungkin dengan situasi perang sesungguhnya, di mana pasukan hanya diberi waktu persiapan satu hari. Menanggapi hal ini, Kantor Urusan Taiwan di Beijing menyebut latihan tersebut digelar menyusul serangkaian pengerahan armada kapal China di dekat Taiwan bulan ini. Dan bertujuan untuk mendongkrak kepercayaan diri pasukannya.