Seorang hakim di AS memutuskan pasutri keturunan China yang didakwa atas penganiayaan belasan anak untuk menyerahkan jaminan sebesar $40 juta berdasarkan pertimbangan ancaman yang ditimbulkan serta potensi melarikan diri mengingat besarnya kekayaan mereka.
Pasangan Guojun Xuan dan Sylvia Zhang memiliki total 26 anak, sebagian besar lahir melalui surogasi dimana 21 dari mereka tinggal di sebuah mansion. Jaksa menduga setidaknya 15 anak mengalami penganiayaan fisik secara berulang.
Jaksa berkata anak-anak itu ditempatkan di pusat pembelajaran untuk belajar matematika, bahasa Mandarin, dan bahasa Inggris, dan akan dihukum apabila tidak tertib ataupun tertidur. Seorang anak diduga mendapat lebih dari 100 kali pukulan.
Jaksa menduga terdakwa memantau melalui CCTV dan memikirkan hukuman berat. Ditemukan 32 kamera pengawas di dalam rumah tersebut.
Penyelidikan dimulai pada 2025 setelah seorang bayi dua bulan dirawat di rumah sakit akibat cedera kepala serius.
[Mitchell Krems, Pengacara]:
“Mereka memperlihatkan foto yang sangat tragis, foto bayi yang kesakitan. Namun mereka menutupi fakta bahwa pengasuhnya mengguncang si anak tersebut dan bahwa klien saya menegur serta memeringati pengasuh ini di depan kamera.”
Jaksa menyebut Xuan memiliki 200 rekening peribadi dan 70 rekening perusahaan dengan transaksi mencapai $250 juta dalam 3 tahun. Total hartanya mencakup rekening investasi senilai $70 juta, patung senilai $8–9 juta, serta lebih $1 juta, berupa uang tunai dan minuman keras.
Jaksa membeberkan bahwa Xuan memiliki paspor China, AS, dan Meksiko. Paspor Meksiko milik Xuan bahkan diterbitkan dengan nama berbeda.
Jaksa mencurigai pengasuhnya Chunmei Li, kabur ke China lewat Tijuana, Meksiko. Sementara pengacara Xuan menegaskan kliennya sakit parah sehingga tidak mungkin melarikan diri.
Jaksa menuntut jaminan $200 juta, sementara pembela meminta pembebasan atau pengurangan jaminan.
Guojun Xuan dan Sylvia Zhang masih berada dalam tahanan dengan $40 juta sebagai jaminan. Keduanya menyatakan tidak bersalah atas seluruh tuduhan.

