Site icon NTD Indonesia

Tragedi Banjir Nepal: 270 Tewas, Ribuan Hilang, Desa-desa Hanyut

Setidaknya 270 orang tewas dan hampir 1.500 orang hilang akibat banjir di Nepal pada hari Kamis. Bencana beruntun ini merusak pembangkit listrik tenaga air dan infrastruktur di seluruh wilayah, serta mengubah aliran sungai sejauh lebih dari 60 mil ke hilir. Ini adalah bencana alam paling mematikan di Nepal dalam beberapa tahun terakhir.

Lebih dari seratus warga India dan puluhan wisatawan asal AS, Inggris, Kanada, Malaysia, dan Australia tidak dapat dihubungi. Belum jelas apakah mereka hilang akibat banjir tersebut.

Banjir melanda sepanjang Sungai Bhotekoshi di Nepal, menyebabkan gelombang besar mengalir ke hilir dan menghancurkan infrastruktur penting. Badan Survei Geologi AS mengonfirmasi banjir itu disebabkan oleh runtuhnya gletser. Pejabat mengatakan setidaknya 19 jembatan dan hampir 25 mil jalanan telah hanyut. Beberapa desa telah hancur total.

Upaya bantuan dikerahkan dengan tim pencarian, tenaga medis, anjing penyelamat, dan drone di seluruh wilayah terdampak. India mengirimkan 10 metrik ton pasokan kemanusiaan dan obat-obatan, sementara PBB mengerahkan personel untuk membantu di tempat penampungan darurat.

Ancaman diperkirakan belum berakhir, karena hujan diramalkan akan turun hingga akhir pekan. Bencana ini bermula di Tibet saat sebagian besar gletser terlepas pada Rabu dini hari. Es dan bebatuan menghalangi sungai hingga menyebabkan air menggenang. Saat penyumbatan jebol, gelombang air dahsyat pun menghantam Nepal.