Presiden Trump memperingatkan konsekuensi ekonomi yang besar jika pengadilan membatalkan kebijakan tarifnya. Di media sosial ia berkata negara lain dapat mengambil keuntungan dari AS, dan ini berpotensi kehancuran ekonomi.
Trump mengenakan tarif pada beberapa negara termasuk China, untuk mengurangi defisit perdagangan dan membawa manufaktur kembali ke AS. Dari semua mitra dagang AS, defisit perdagangan terbesar adalah dengan China. Gedung Putih berkata dari 2001 hingga 2018 defisit perdagangan AS-China berkontribusi pada hilangnya lebih dari 3 juta pekerjaan Amerika.
Defisit perdagangan AS mencapai 1 triliun dolar tahun lalu. Gedung Putih berkata kesenjangan ini telah menggerogoti manufaktur AS dan memaksa ketergantungan pada musuh asing untuk pertahanan dan pasokan medis.

