Fokus

Turki Menambah Tarif Impor Mobil Listrik China

Uni Eropa diperkirakan akan mengumumkan rencana tarif terhadap kendaraan listrik China pada minggu ini.

Hal ini terjadi ketika produsen mobil Uni Eropa menghadapi arus masuk besar mobil listrik murah dari negara komunis tersebut.

Para pejabat Uni Eropa telah menyelidiki subsidi negara China bagi para pembuat mobil, yang mereka yakini memberikan manfaat finansial di balik tren dumping besar-besaran produk murah China ke pasar Eropa.

Kementerian Perdagangan China mengatakan pada hari Kamis, bahwa Beijing bersedia menyelesaikan perselisihan dagang dengan Uni Eropa melalui dialog.

Gedung Putih AS mengumumkan serangkaian sanksi besar-besaran terhadap produk impor senilai 18 miliar dolar dari China, yang mencakup tarif 100% untuk semua kendaraan listrik China.

Turki dikatakan akan mengenakan tarif sebesar 40% pada kendaraan impor asal China.

Negara tersebut mengatakan, bahwa tarif itu akan melindungi pasar otomotif dalam negerinya, serta menjaga keseimbangan rekening pemerintah.

Sejumlah negara mengenakan tarif terhadap mobil listrik buatan China, mereka mengatakan bahwa pembuat mobil di China mendapat subsidi besar dari negara, dan bahwa keuntungan dari negara tersebut, memberikan keuntungan yang tidak adil, bagi para produsen mobil China.

Turki sudah memberlakukan tarif tambahan pada kendaraan listrik China tahun lalu.

Turki berencana untuk mengenakan tarif baru setidaknya 7.000 dolar untuk setiap kendaraan China, dan tarif tersebut berlaku untuk kendaraan listrik hibrida dan konvensional.

China baru-baru ini mengeluarkan kebijakan Penjaga Pantai baru yang memberikan wewenang kepada pasukan China, untuk menangkap siapa pun yang mereka curigai melakukan pelanggaran di perairan yang diklaim oleh China.

Lebih banyak artikel Fokus, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

Saksikan Shen Yun via streaming di Shen Yun Creations

VIDEO REKOMENDASI