Site icon NTD Indonesia

Uji Klinis Berujung Maut: Ada Apa dengan Bioteknologi China?

Industri bioteknologi China kembali disorot saat seorang anak penderita distrofi otot meninggal Agustus lalu setelah menjalani terapi gen eksperimental. Terapi HuidaGene adalah pihak di balik pengobatan tersebut. Mereka menerbitkan laporan hari Rabu menyatakan anak itu meninggal akibat reaksi imun parah yang menyebabkan masalah pernapasan serius. Perlu dicatat, perusahaan memiliki cabang yang berlokasi di New Jersey AS.

Pasien adalah bagian dari uji klinis yang melibatkan anak laki-laki usia 4 hingga 8 tahun dengan gangguan otot langka dan seringkali fatal. Kasus ini menyusul laporan kematian seorang anak lain dan studi terapi gen terpisah tahun lalu.

Berbagai insiden ini memicu sorotan terhadap bagaimana perawatan eksperimental China dipantau, seiring upaya Beijing yang terus memperluas industri bioteknologinya.

Para ahli berkata kekhawatirannya adalah apakah penilaian dan pelaporan yang transparan dapat mengimbangi pertumbuhan industri tersebut.