Sentimen anti-Partai Komunis China mencapai puncaknya pada hari Rabu di Korea Selatan. Para demonstran turun ke jalan menentang kedatangan pemimpin China, Xi Jinping, di KTT Apex. Xi dan Presiden Trump akan bertemu pada Kamis. Para demonstran mengenakan kostum, memegang poster dan bendera bertuliskan “dusta dan kebohongan ” untuk menyuarakan perlawanan terhadap PKC.
Sementara itu, China Today mengatakan tidak akan mengesampingkan penggunaan kekerasan terhadap Taiwan. Beijing mengambil sikap yang jauh lebih keras dari nada artikel-artikel media pemerintah sebelumpnya apabila Taiwan bergabung ke Beijing.
Seorang penyelenggara unjuk rasa mengatakan bahwa sebagai negara demokratis, Korea Selatan terlihat berjalan baik namun ada banyak kontradiksi dalam pemerintahan yang tidak memiliki legitimasi. Rakyat tidak pernah mendambakan pemerintah bersikap pro-China. Rakyat lebih memilih menjalin hubungan dengan negara-negara Barat. Rakyat tidak menginginkan komunisme.
Seorang pengunjuk rasa menyalahkan pemerintah saat ini atas tarif tinggi AS pada Korsel karena tidak berhasil membuktikan kepercayaan pemerintah pada AS. Pelaku bisnis dari 2 benua berharap pertemuan Xi dan Trump akan meredakan konflik yang sudah berjalan selama berbulan-bulan.
