Fokus

Warga China Mengantri untuk Berdoa di Kuil Selama Tahun Baru Imlek

China merayakan Tahun Baru Imlek pada hari Minggu, sebagian besar orang di negara itu berdoa untuk kesehatan yang baik pada tahun 2023, setelah tiga tahun stres di bawah pandemi.

Pada saat yang sama kekhawatiran meningkat atas migrasi massal para pelancong, yang ingin melakukan perayaan.

Dan para ahli memperingatkan bahwa gelombang COVID-19 kedua, mungkin baru saja dimulai.

Antrean panjang membentang setengah mil di luar Kuil Lama yang ikonik di Beijing, yang telah berulang kali ditutup sebelum pembatasan COVID-19 berakhir pada awal Desember.

Ribuan orang menunggu giliran untuk mendoakan orang yang mereka cintai.

Ini menandai Tahun Baru Imlek pertama dalam dua tahun tanpa pembatasan COVID-19.

Merayakan bersama keluarganya, profesional real estat, Guo Jin, mengatakan dia mengharapkan bisnis yang makmur serta produksi yang pulih kembali, tapi yang terpenting, adalah kesehatan yang baik.

“Kami memiliki lansia di keluarga kami, dia berusia 80-an, semoga dia tetap sehat, katanya.”

Tapi tidak semua keluarga seberuntung itu.

Tahun Baru Imlek adalah hari libur tradisional yang berfokus pada kebersamaan keluarga, kini, perayaan tersebut tampaknya ‘mengeluarkan bunyi yang berbeda’.

Dalam satu klip video seorang penduduk China mengatakan seluruh keluarga sepupunya meninggal sebelum hari raya.

Dia menjelaskan bahwa keluarga beranggotakan empat orang telah dites positif, dan tetap terinfeksi selama lebih dari 20 hari.

Mereka memutuskan untuk mandi uap, dengan harapan itu akan memperbaiki kondisi mereka, namun malah pingsan dan kemudian meninggal.

“Mereka selalu merasa lelah dan tidak punya tenaga. Mereka merasa tidak nyaman. Jadi mereka ingin mandi uap dan berkeringat. Mereka berpikir, mereka akan menjadi lebih baik. Tapi akibatnya, keluarga beranggotakan empat orang itu tidak keluar lagi.”

Keluarga lain kehilangan tiga anggotanya.

Awal bulan ini, tiga peti mati dibawa keluar dari rumah ini pada hari yang sama.

Mereka membawa seorang Ibu, seorang Ayah dan seorang putra berusia 40-an.

Dalam video lain, seorang putra termuda sebuah keluarga, memegang foto orang tua dan Kakek-Neneknya yang meninggal, pada saat yang sama kakak laki-lakinya sedang berjuang untuk pulih dari penyakit di rumah sakit.

Pada malam Tahun Baru Imlek lebih dari 26 juta perjalanan dilakukan dengan kereta, mobil jalan raya, kapal dan pesawat, jumlahnya mencapai setengah dari tingkat pra-pandemi, tapi menandai lonjakan 50% dari tahun lalu, itu menurut media Negara China.

Saat jutaan pekerja migran pulang ke rumah untuk merayakan Tahun Baru Imlek, pakar kesehatan sangat khawatir dengan orang-orang yang tinggal di pedesaan China yang luas.

Di mana fasilitas medisnya buruk dibandingkan dengan mereka yang berada di daerah pesisir yang lebih kaya.

Lebih banyak artikel Fokus, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI

Saksikan Shen Yun via streaming di Shen Yun Creations

Lebih banyak informasi tentang Shen Yun silahkan kunjungi: shenyun.com