Fokus

Warga Tiongkok Mundur dari Partai Komunis Setelah Mengetahui Fakta Kebenaran

Sekarang kami memperbesar permintaan lain dari audiens kami.

Kali ini, pemirsa menulis kepada kami menanyakan tentang gerakan global untuk mundur dari Partai Komunis Tiongkok dan organisasi afiliasinya.

Kami berbicara dengan seorang pria yang pernah mengambil sumpah untuk bergabung dengan Partai, tapi kemudian memutuskan untuk mundur darinya.

Dia mengatakan itu semua karena pertemuan yang mengejutkan.

Mantan direktur operasi sebuah perusahaan real estat Tiongkok mengatakan dia ingin meninggalkan Partai Komunis Tiongkok, atau PKT.

Di Tiongkok, banyak warga, setidaknya selama satu titik dalam hidup mereka, telah bergabung dengan Partai Komunis Tiongkok atau organisasi afiliasinya, seperti Liga Pemuda Komunis dan Pionir Muda.

Saat bergabung, mereka bersumpah bukan kepada negara, tapi kepada Partai Komunis.

‘Mundur dari PKT’ mengacu pada pemisahan dari Partai dengan menarik kembali sumpah yang dibuat untuk rezim itu.

Sang mantan direktur, Lai Xiaobing, mengambil sumpah untuk bergabung dengan Partai di sekolah dasar.

“Guru meminta seluruh kelas untuk memakai syal merah, dan mengambil sumpah untuk menjadi bagian dari organisasi komunis.”

Jadi mengapa dia memutuskan untuk mundur dari Partai Komunis?

Lai mengatakan perubahan itu terjadi setelah pertemuan mengejutkan ketika dia bepergian ke luar negeri.

Di sana, dia melihat beberapa praktisi Falun Gong melakukan demonstrasi damai di tempat-tempat wisata lokal.

Pertemuan itu mengejutkan Lai karena dia memiliki kesan negatif tentang praktisi Falun Gong.

Itu karena negara Tiongkok telah mengedarkan propaganda negative tentang latihan itu selama bertahun-tahun.

Setelah Lai kembali ke Tiongkok, dia menggunakan perangkat lunak khusus untuk melewati firewall sensor rezim, dan melihat apa yang sebenarnya terjadi pada para pembangkang dan praktisi spiritual di Tiongkok.

Lai menemukan bahwa Falun Gong adalah latihan spiritual yang berakar pada budaya tradisional Tiongkok.

Latihan ini menampilkan lima gerakan lambat meditatif, dan dipandu oleh prinsip-prinsip Sejati, Baik, dan Sabar.

Dia juga mengetahui tentang bagaimana Falun Gong dianiaya di Tiongkok.

Setelah latihan ini menjadi sangat populer di Tiongkok pada tahun 90-an, rezim meluncurkan kampanye penganiayaan nasional terhadap latihan itu.

Jutaan orang telah ditahan dan disiksa.

Lebih dari 4 ribu praktisinya telah dibunuh, tapi perkiraan itu diyakini jauh lebih tinggi.

“Mereka telah menganiaya Falun Gong di seluruh negeri dengan sangat brutal. Kami selalu menjadi warga negara yang taat hukum, mengikuti pemerintah. Tapi saya tidak menyangka pemerintah kita begitu kejam, dan telah melakukan begitu banyak hal kejam dan tidak manusiawi. Ini benar-benar tidak dapat diterima bagi saya.”

Setelah itu, ia bertekad untuk mundur dari Pionir Muda – sebuah kelompok yang berafiliasi dengan PKT.

Sekarang dia menyerukan kepada orang-orang Tionghoa lainnya untuk mundur dari Partai Komunis dan organisasinya sesegera mungkin.

Lebih banyak artikel Fokus, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI